PKS DPRD Sumut Soroti Harga Ayam dan Telur Meroket, Imbas Omset Pedagang Turun

Anggota DPRD Sumut, Hendro Susanto.
Sumber :
  • BS Putra/MEDAN VIVA

VIVA Medan - Fraksi PKS DPRD Sumut menyoroti terkait kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan harga seperti ayam dan telur. Sehingga, terjadi penurunan daya beli masyarakat, yang berimbas dengan omset pedagang di Sumatera Utara.

img_title Suarakan Isu Pariwisata Hingga Lingkungan, 8 Delegasi Sumut Siap Bersaing di Ajang Puteri Anak & Remaja Indonesia 2026

Hal itu, disampaikan oleh anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS DPRD Sumut, Hendro Susanto. Ia meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Pemerintah Kabupaten/Kota langkah-langkah dilakukan untuk menekan harga pokok tersebut.

Untuk diketahui, bahwa ayam potongan harga di pasar di Kota Medan berkisaran Rp36 ribu hingga Rp40 ribu. Sedangkan, telur per butir, Rp1.700 hingga Rp2.000.

img_title Keren! Jadi Wakil Sumut, Mahasiswa UMSU Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di Abdidaya Ormawa 2026

"Sejak lama kita lihat harga ayam ras dan telur menjulang di pasaran baik di Kota Medan, Binjai, Langkat serta daerah lainnya. Hal ini, berdampak pada turunnya omset, artinya ada yang terganggu dalam supply and demand," ucap Hendro kepada wartawan, Jumat 9 Juni 2023.

Hendro mengungkapkan menerima keluhan dari masyarakat, menghadapi kebutuhan pokok terus harganya meroket.

img_title Bobby Nasution Luncurkan 'Teras Pelajar Sumut Berkah', Beri Ruang Kreativitas dan Bakat di Luar Sekolah

"Kami menerima aspirasi dari masyarakat. Khususnya, ibu-ibu, emak emak kita, yang mengeluhkan naiknya harga ayam ras dan telur. Mereka kaget kenapa udah naik, kok gak turun turun, kapan turunnya, begitu kira kira aspirasinya," jelas Hendro.

Hendro mengatakan kebutuhan domestik tinggi, namun tidak dibarengin dengan ketersediaan barang, makanya naik. Disamping itu, karena harga pakan ternak lagi tinggi pasca Covid. Sehingga mempengaruhi pelaku usaha.

"Jadi begini ya, solusi yang kita tawarkan ke pihak Pemprov Sumut dan Pemkab dan Pemko, ada beberapa upaya yakni lakukan operasi pasar, harus ada upaya serius dengan mengintervensi dengan pasar murah. Sehingga daya beli masyarakat kembali normal dan harga bisa turun, pemerintah hadir," ucap Hendro.

Hendro menjelaskan pihaknya meminta Pemerintah Daerah harus mencari solusi dalam memenuhi kebutuhan ayam ras dan telur dalam domestik. Lakukan cek pelaku usaha, jangan sampai di Sumut kekurangan telor dan ayam ras.

"Dikarenakan pelaku usaha mengirim produknya ke provinsi tetangga, ya warga Sumut kita prioritaskan dong. Cukupin dulu kebutuhan domestik di Sumut, dalam sepekan dua pekan ini, agar menjadi stabil," jelas politisi muda PKS itu.

Halaman Selanjutnya
img_title