Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Gubernur Sumut: Kondisinya Parah dan Sempat Mengalami Penurunan Kesadaran
- dok Pemprov Sumut
Medan, VIVA Medan –Seorang pelajar SMK Negeri 1 Berastagi yang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis ( MBG ) di Kabupaten Karo, harus menjalani perawatan intensif di RSU Haji Medan. Dia salah satu korban dari 353 pelajar yang keracunan MBG pada Kamis 13 Agustus 2026.
Gubernur Sumut , Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk korban keracunan MBG tersebut, di RSU Haji Medan, Jumat malam, 14 Agustus 2026. Korban ini, sempat mengalami kondisi penurunan kesadaran. Sehingga dari Kabupaten Karo dirujuk ke rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut ini.
Usai menjenguk pasien di RSU Haji Medan, Bobby Nasution menjelaskan korban merupakan salah satu pasien dengan kondisi yang lebih berat dibandingkan murid lainnya sehingga harus dirujuk dari Kabanjahe ke Medan untuk mendapatkan penanganan intensif.
"Disampaikan tadi memang adik kita ini lebih, kondisinya lebih parah lah ya dibandingkan teman-teman yang lain, awalnya dirawat di Kabanjahe. Namun dirujuk ke sini karena memang kondisinya pas di sana sempat mengalami penurunan kesadaran," kata Bobby Nasution.
Saat pasien ini menjalani perawatan intensif di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan terus dihubungi oleh tim medis. Bobby juga menyempatkan diri berbincang dengan orang tua pasien serta memastikan pemerintah akan terus mengawali proses penanganan hingga pasien benar-benar pulih.
"Di sini pokoknya kami usahakan, kami tadi janji sampai pulih, minta orang tua tadi kalau bisa benar-benar menyampaikan total. Tadi estimasi dari dokternya mungkin 2 sampai dengan 3 hari lagi estimasi dari dokternya," ucap Bobby Nasution.
Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Sebelumnya, Bobby mengatakan jumlah korban keracunan MBG di Kabupaten Karo berjumlah 353 siswa-siswi. “Kejadian fatal yang terdampak kepada anak-anak kita ada 260 lebih, sekarang total ada 353,” sebut Bobby Nasution, Jumat 14 Agustus 2026.
Dalam pemantauan dan pengawasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam kasus keracunan MBG itu. Bobby Nasution mengatakan bahwa satu siswa yang mendapat penanganan medis yang serius dan harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Medan.
"Yang fatal sampai harus dirujuk ke Kota Medan ada satu (siswa). Kemarin ada yang sempat masuk ICU, namun hari ini sudah mulai membaik," sebut Bobby Nasution.