Bongkar Material Bangunan Berujung Maut, Balita Perempuan di Simalungun Tewas Tertimpa Kayu Broti

Polres Simalungun saat melakukan olah TKP tewasnya seorang balita yang tertimpa kayu broti.
Sumber :
  • dok Polres Simalungun

Simalungun , VIVA MedanSeorang balita prempuan berinisial JCS berusia 4 tahun, tewas usai tertimpa kayu broti, di Jalan Desa Dusun Panombean, menuju lokasi kuburan dan masyarakat ladang masyarakat sawit, di Nagori Bah sampuran Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

img_title Ajak Anak Promosikan Vape, YouTuber Bigmo Diperiksa Polda Metro Hari Ini

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba menjelaskan kronologi kejadian berawal korban bersama nenek atau opungnya berjalan di sekitar lokasi kejadian tersebut. Lalu, pada saat yang sama ada mobil bak terbuka milik toko material atau panglong sedang membongkar muat.

Verry mengatakan saat itu, sopir dan kernet mobil pickup L300 warna hitam itu, sedang menurunkan bahan bangunan. Tepatnya, di perkuburan masyarakat itu. Kemudian, korban berjalan menuju mobil bak terbuka itu.

img_title Status Akreditasi Belum Penuhi Syarat, LLDIKTI Siap Dampingi UDA Medan Berbenah

“Saat itu satu ikat kayu broti ukuran 2 X 2 sebanyak 4 batang terjatuh dari atas mobil pickup ke arah sebelah kiri dan menimpai bagian kepala korban,” kata Verry, Selasa 4 Agustus 2026.

Verry mengatakan nenek korban melihat kejadian itu, berteriak untuk meminta bantuan apa yang dialami cucunya, yang ketimpa kayu broti tersebut. Korban sendiri merupakan warga sekitar di lokasi kejadian tersebut. 

img_title Kurangi Ketergantungan Gadget Anak Lewat Pekan Budaya Permainan Tradisional dan Budaya di Deli Serdang

Lalu, datanglah seorang laki-laki ke lokasi tersebut dan selanjutnya korban dibawa berobat ke rumah sakit Tentara di kota Pematangsiantar. Selanjutnya, setelah diperiksa korban dinyatakan meninggal dunia, ungkap Verry.

Verry mengatakan menerima laporan kejadian itu, Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun Bersama Polsek Jorlang Hataran melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti dan memeriksa Saksi-saksi.

"Sampai saat ini pihak Korban / orang tua korban maupun keluarga korban belum membuat laporan. Orang tua korban tidak mengijinkan anaknya korban) untuk dilakukan otopsi atau visum. Orang tua korban dan kelurga sedang melakukan musyawarah keluarga," jelas Verry.