Pemprov Sumut dan OJK Perkuat Sinergi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi dan Sektor Jasa Keuangan
- dok Pemprov Sumut
Medan, VIVA Medan–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumut memperkuat masukan, rekomendasi, dan langkah strategis, dalam menangani berbagai persoalan ekonomi dan jasa keuangan di Sumut.Â
Hal itu, diungkapkan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution saat menerima audiensi Kepala OJK Provinsi Sumut Triyoga Laksito di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Kota Medan, Selasa 28 Juli 2026.
Bobby Nasution menilai penting agar kebijakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat merespons dinamika perekonomian serta menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Saya rasa pertemuan seperti ini dapat lebih intens kita lakukan. Pemprov Sumut membutuhkan masukan dan rekomendasi agar segala persoalan jasa keuangan yang ada di Sumut dapat terselesaikan dengan baik dan segala kebijakan dapat menyentuh langsung kemasyarakat," jelas Bobby Nasution.
Bobby Nasution juga menyampaikan selamat bertugas kepada Triyoga Laksito yang baru menjabat sebagai Kepala OJK Provinsi Sumut. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan penguatan perekonomian Sumut. "Selamat bertugas Pak, dan semoga betah di Sumut," katanya.
Sementara itu, Kepala OJK Sumut Triyoga Laksito melaporkan bahwa kinerja sektor jasa keuangan di Sumatera Utara saat ini terjaga dengan baik dan menunjukkan pertumbuhan positif. Kondisi tersebut terlihat pada berbagai sektor, mulai dari perbankan, industri asuransi, perusahaan pembiayaan (leasing), pegadaian, hingga aktivitas pasar modal.
OJK Sumut bersama para pemangku kepentingan juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui edukasi kepada berbagai lapisan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan).
Dalam pertemuan tersebut, OJK juga menekankan pentingnya percepatan transformasi PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumut menjadi instrumen penjaminan daerah yang mampu memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan sektor prioritas.
"Percepatan Jamkrida Sumut untuk Penjaminan UMKM yakni percepatan peran PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumut ini perlu dipercepat transformasinya menjadi "mesin penjaminan daerah" untuk membantu pelaku UMKM dan sektor prioritas yang selama ini tergolong sulit mengakses pinjaman bank karena keterbatasan agunan (unbankable) menjadi layak dibiayai (bankable) melalui skema pembagian risiko (risk sharing)," katanya.