Sering Kebanjiran Hingga Penampakan Buaya, SMKN 1 Gido di Nias Akhirnya Direlokasi Bobby Nasution
- dok Pemprov Sumut
Nias, VIVA Medan- Menuhi janji politiknya saat kampanye di Pilgub Sumut 2024, untuk berkantor di Kepulauan Nias.Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengawalinya dengan meninjau pembangunanrelokasiSMK Negeri 1 Gido di Desa Somi,Kabupaten Nias, Rabu 15 Juli 2026.
Sekolah yang selama ini sering terkena banjir dan minim fasilitas itu akan dibangun di lokasi baru yang lebih aman dan representatif. Pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada November 2026,sehingga dapat segera digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Statusnya juga lahan pertanian basah, hujan dikit langsung tergenang dan didekatnya ada muara, ada laporan pernah lihat buaya , jadi bahaya, jadi kita pindahin ke sini,” kata Bobby Nasution usai meninjau pembangunan relokasi SMKN 1 Gido.
Relokasi SMKN Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Lahan seluas 2 hektare yang digunakan untuk pembangunan merupakan hibah dari warga setempat, Faonasekhi Lawolo.
“Kami tidak ada pengadaan lahan, Pak Faonasekhi Lawolo menghibahkan tanahnya seluas 2 hektare, kami sangat berterima kasih,” ujar Bobby Nasution didampingi Bupati Nias Yaatulo Gulo.
Pada tahap pertama, fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang kepala sekolah, ruang praktik, dua ruang kelas, toilet, menara air, dan sumur bor. Selain itu, akan dibangun pula sarana penunjang seperti podium, area parkir, jalan lingkungan sekolah, pagar, dan fasilitas lainnya.
Sementara untuk akses menuju sekolah, Pemerintah Provinsi Sumut telah menghibahkan anggaran sebesar Rp5 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Nias untuk pembangunan jalan.
“Setelah selesai nanti bisa langsung dipakai, kalau untuk jalan menuju ke sini kita sudah hibahkan ke Kabupaten Nias Rp5 miliar, jadi Kabupaten yang bangun,” kata Bobby.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga memberikan beasiswa kepada tiga siswa SMKN 1 Gido untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kalian mau kuliah di mana, kami akan membantu beasiswa, catet nama-namanya Pak Kadis (Kadis Pendidikan Alexander Sinulingga),” tambahnya.
Pemberi hibah lahan, Faonasekhi Lawolo, mengaku bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan sekolah di desanya. Ia berharap keberadaan sekolah baru tersebut dapat melahirkan generasi yang mampu memajukan daerahnya.