Antrean Panjang Kendaraan Hingga BBM Kosong di SPBU, Pertamina Sumbangut Ungkap Biang Keroknya
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Medan, VIVA Medan–Sejak Sabtu hingga Senin, 11-13 Juli 2026, terjadi antrean panjang kendaraan bermotor sampai kekosongan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU di sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut). Hal ini, dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, yang harus mengantre di SPBU untuk mendapatkan minyak kendaraannya.
Merespons hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan situasi ini, dikarenakan tingginya kebutuhan BBM masyarakat, yang terjadi selama periode libur sekolah
"Optimalisasi distribusi tersebut juga merupakan bagian dari upaya percepatan penyaluran menyusul tingginya kebutuhan BBM masyarakat yang terjadi selama periode libur sekolah dalam beberapa waktu terakhir," kata Fahrougi, dalam keterangan tertulisnya, Senin 13 Juli 2026.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Sumbagut, Fahrougi A Sumampouw.
- BSPutra/VIVA Medan
Fahrougi mengatakan Pertamina terus melakukan penyesuaian pola penyaluran dan memprioritaskan pengiriman ke SPBU, yang membutuhkan pasokan agar layanan kepada masyarakat tetap terjaga.
"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran BBM di wilayah Sumatera Utara guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," jelas Fahrougi.
BBM Lowongan Kerja di SPBU Coco Polonia Kota Medan.
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Fahrougi mengungkapkan pihaknya juga melakukan monitoring terhadap kondisi stok dan penyaluran di seluruh Fuel Terminal serta SPBU terus dilakukan secara intensif agar distribusi berjalan optimal. Termasuk, ia menyebutkan bahwa salam beberapa hari terakhir, distribusi BBM di sejumlah wilayah Sumatera Utara menghadapi penyesuaian operasional armada distribusi.
"Untuk memastikan penyaluran tetap berjalan optimal, Pertamina telah menambah 15 unit mobil tangki (MT) bantuan sehingga kapasitas distribusi dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Fahrougi.
Selain itu, Fahrougi mengungkapkan Pertamina juga memperkuat operasional dengan menambah 30 Awak Mobil Tangki (AMT) bantuan guna mendukung kelancaran proses distribusi BBM dari Fuel Terminal Medan menuju SPBU di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Antrean warga mengantre di SPBU, di Kota Medan.
- Ist/VIVA Medan
Fahrougi mewakili Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan.
"Pertamina berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta mengoptimalkan distribusi agar kebutuhan energi masyarakat di Sumatera Utara dapat terpenuhi dengan baik," sebut Fahrougi.