Masyarakat Adat Dairi Tegaskan Jangan Manfaatkan Perempuan Jadi Alat Kampanye Antitambang

Ketua Harian Forum Komunikasi Pemangku Hak Ulayat Pakpak Dairi (FKPHUPD), Aslim Padang menyampaikan laporan dan pengaduan ke Komnas Perempuan.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

Tokoh perempuan Pemangku Hak Ulayat Dairi, Delphi Masdiana, menegaskan bahwa perempuan di Dairi juga memiliki suara, harapan, dan pengalaman sendiri yang tidak bisa diwakili begitu saja oleh kelompok yang datang membawa agenda dari luar. Delpi mengatakan, perempuan di kampung-kampung kami bukan objek. Kami punya suara, kami punya pandangan, dan kami tahu apa yang mereka hadapi setiap hari.

img_title HUT ke-19 PSBI: Dorong Pelestarian Budaya Batak dan Soroti Masalah Lingkungan Danau Toba

"Kalau benar ingin membela perempuan Dairi, maka dengarkan juga perempuan Dairi secara langsung, bukan hanya menjadikan nama mereka sebagai alat untuk menyerang investasi," katanya.

“Yang kami minta sederhana: dengarkan semua pihak, lihat kondisi lapangan, dan jangan biarkan perempuan Dairi dipakai sebagai simbol untuk memenangkan satu narasi tertentu. Kami berhak didengar sebagai subjek, bukan dijadikan poster penderitaan,” pungkas Delphi.

img_title Snorkeling di Danau Toba, Pria Asal Dairi Tenggelam dan Ditemukan Tewas di Kedalaman 20 Meter