Jejak Nyata Ditorekan Tim Pengabdian FK USU di Tano Niha Nias Utara : Memberikan Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat
- dok USU
Dalam pengabdian masyarakat tersebut juga diberikan pelatihan kegawatdaruratan bagi tenaga kesehatan RSUD Tafaeri, yang diikuti oleh para perawat dan dokter umum di RSUD dan puskesmas se-Nias Utara, yang dimentori oleh dr Andriamuri Primaputra Lubis, M.Ked (An), SpAn-TI, Subsp TI (K). Pelatihan tersebut membahas tentang Early Warning Score (EWS) dan Bantuan Hidup Dasar (BHD), yang bertujuan memberikan pelayanan survival maksimal dan antisipasi perburukan klinis bagi pasien.
Dr Inke Nadia selaku ketua kegiatan menegaskan, tujuan dari digelarnya pengabdian masyarakat tersebut untuk memperkenalkan kepada masyarakat Nias Utara, di mana saat ini pelayanan kesehatan di RSUD Tafaeri tidak lagi hanya sebatas dokter spesialis anak, tetapi juga sudah didukung oleh tenaga kesehatan dari fakultas kedokteran USU, yang mencakup spesialis penyakit dalam, anestesi, obstetri dan ginekologi serta patologi klinik.
“Kami tidak hanya langsung turun untuk memberikan pelayanan kesehatan, melainkan juga memberikan promosi untuk rumah sakit, sehingga operasional RSUD Tafaeri dapat terus berlangsung dengan animo yang semakin meningkat dari masyarakat,” tandas dr Inke.
Ia juga mengharapkan kepada semua dokter residen FK USU yang ditempatkan di rumah sakit, agar dapat terus melakukan capacity building, termasuk dalam bentuk pengabdian masyarakat dari FK USU. “Para dokter residen harus bisa melatih tenaga kesehatan baik yang ada di RSUD maupun puskesmas, sehingga keterampilan mereka bisa bertambah dan memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” imbuhnya.
Kerja Belum Selesai
Bagi Fakultas Kedokteran USU, perjalanan dan pengabdian masyarakat ke Nias Utara ini bukanlah akhir. Menukil penyair Indonesia ternama dalam selarik syairnya, “Kerja belum selesai, belum apa-apa”. Masih ada episode dan rencana-rencana lanjutan yang akan diwujudkan untuk memaksimalkan kerja sama dan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut. Pun demikian halnya bagi Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan masyarakatnya, yang memandang kerja sama ini sebagai pintu masuk bagi layanan kesehatan yang lebih mumpuni, keberadaan dokter spesialis yang lebih banyak, penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan komitmen untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.