Jejak Nyata Ditorekan Tim Pengabdian FK USU di Tano Niha Nias Utara : Memberikan Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat

Pengabdian FK USU di Tano Niha, di Kabupaten Nias Utara.
Sumber :
  • dok USU

"Bukan karena kami tidak melakukan tindakan. Tetapi karena pada kondisi seperti itu pasien membutuhkan transfusi darah secepatnya. Darah harus diganti dengan darah," tandas Trinidia.

img_title Buka Rakerprov KORMI Sumut 2026, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Olahraga Masyarakat sebagai Kebutuhan

Kisah tersebut menjadi gambaran nyata bahwa tantangan pelayanan kesehatan di daerah kepulauan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas medis, tetapi juga faktor sosial dan budaya. Kepercayaan masyarakat terhadap dukun beranak masih sangat kuat. Sebagian keluarga baru membawa pasien ke rumah sakit ketika seluruh upaya tradisional dianggap tidak lagi mampu membantu.Padahal, pada kondisi kegawatdaruratan obstetri, keterlambatan beberapa jam saja dapat menentukan hidup atau mati seorang ibu.

Bagi para dokter PPDS, tiga bulan bertugas di Pulau Nias bukan sekadar menjalani proses pendidikan spesialis. Mereka belajar bahwa menjadi dokter berarti memahami realitas masyarakat secara utuh, mulai dari keterbatasan infrastruktur kesehatan, tantangan geografis wilayah kepulauan, hingga nilai-nilai budaya yang masih hidup di tengah masyarakat.

img_title Sinergi Kanwil Imigrasi Sumut dan Pemkab Batubara Dekatkan Layanan Keimigrasian ke Masyarakat

Pengalaman tersebut sekaligus menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah tidak cukup hanya dengan menghadirkan tenaga medis. Dibutuhkan penguatan fasilitas rumah sakit, ketersediaan layanan penunjang yang beroperasi 24 jam, sistem rujukan yang lebih cepat, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai pentingnya persalinan yang aman di fasilitas kesehatan. Karena pada akhirnya, menyelamatkan nyawa tidak hanya bergantung pada kemampuan seorang dokter, tetapi juga pada hadirnya sistem pelayanan kesehatan yang mampu menjangkau setiap masyarakat, kapan pun mereka membutuhkan.

Kerja Sama FK USU dan Kabupaten Nias Utara

img_title Jembatan Sungai Mo'awo Segera Dibangun, Akses Gunungsitoli-Nias Utara Bakal Lancar Lagi

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) dan Pemerintah Kabupaten Nias Utara telah resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada awal Maret 2026 sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya. PKS tersebut menegaskan komitmen USU dalam mendukung program pemerintah, khususnya program Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pengembangan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal dan kepulauan, termasuk Pulau Nias. 

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah pemberian prioritas kepada dokter putera asli daerah yang berkomitmen mengabdi kembali di Nias untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di FK USU dengan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Program ini telah berjalan selama satu tahun dan hingga saat ini FK USU telah menerima tujuh dokter putera asli Nias, empat di antaranya berasal dari Nias Utara yang mengambil program spesialisasi di bidang Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Bedah, Anestesiologi dan Terapi Intensif, serta Radiologi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan akses layanan kesehatan spesialis di Kabupaten Nias Utara.

Halaman Selanjutnya
img_title