Snorkeling di Danau Toba, Pria Asal Dairi Tenggelam dan Ditemukan Tewas di Kedalaman 20 Meter

Tim SAR Gabungan saat evakuasi korban tewas tenggelam di Danau Toba, Kabupaten Dairi.
Sumber :
  • dok Pso SAR Danau Toba.

Dairi , VIVA MedanSeorang pria bernama Brian Sabbath Taruna Capah (32),tenggelamdi perairan Danau Toba. Tepatnya di Desa Ujung Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut).

img_title Ditressiber Polda Sumut Ungkap Kasus Pemerasan, Modus Pelaku Edit Foto Korban Jadi Konten Pornografi AI

Tenggelamnya korban yang merupakan warga Desa Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, terjadi pada Sabtu sore, 4 Juli 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

“Korban tenggelam saat snorkeling di perairan Danau Toba,” ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, Senin 6 Juli 2026.

img_title Pertahankan Fungsi Hutan, PT DPM Rehabilitasi DAS dan Pastikan Manfaat bagi Masyarakat

Hery menjelaskan kronologi tenggelamnya korban berawal, Brian bersama rekannya melakukan snorkeling di perairan Danau Toba atau di lokasi tersebut. Namun, hingga hari sudah petang sekitar pukul 18.00 WIB, korban tak kunjung menuncul di permukaan air.

Namun korban, tidak muncul ke permukaan sehingga dilakukan pencarian awal oleh BPBD Kabupaten Dairi. Karena korban belum ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pos SAR Danau Toba pada pukul 20.10 WIB untuk meminta bantuan pelaksanaan Operasi SAR, sebut Hery.

img_title HUT ke-19 PSBI: Dorong Pelestarian Budaya Batak dan Soroti Masalah Lingkungan Danau Toba

Menerima laporan tersebut, Hery mengungkapkan menurunkan waktu dari Pos SAR Danau Toba untuk melakukan pencarian korban di lokasi kejadian tersebut. 

“Operasi pencarian yang melibatkan penyisiran permukaan udara, deteksi bawah air menggunakan Aqua Eye, serta penyelidikan oleh tim SAR,” ungkap Hery.

Hery mengatakan korban berhasil ditemukan pada Minggu pagi, 5 Juli 2026, sekitar pukul 09.45 WIB. Korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal korban tenggelam di perairan Danau Toba itu.

“Korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi pada kedalaman sekitar 20 meter, dalam keadaan kematian dunia,” ungkap Hery.

Selanjutnya, tim SAR Gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Hery mengatakan bahwa keberhasilan operasi merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR, serta penerapan metode pencarian, yang disesuaikan dengan karakteristik lokasi kejadian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Dairi, Polri, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat yang telah bersinergi selama proses pencarian. Kolaborasi yang baik menjadi kunci sehingga operasi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan korban berhasil ditemukan,” tutur Hery.

Halaman Selanjutnya
img_title