Pembangunan Jalan Sipiongot, Gubernur Sumut: Kerusakan Jalan Harus Diselesaikan Secara Tuntas

Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Medan, VIVA Medan–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan di Sipiongot, Kabupaten Padanglawas Utara, bukan sekadar janji politik, melainkan kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

img_title Urai Kemacetan Kawasan Pancur Batu-Sibolangit, Ini Daftar Jalur Alternatif Disiapkan Pemkab Deli Serdang

Pembangunan infrastruktur ini, setelah puluhan tahun menanti, masyarakat Dolok Sipiongot dan sekitarnya kini mulai merasakan terwujudnya pembangunan jalan yang layak.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution saat menghadiri pengajian dan silaturahmi Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Jalan Menteng Indah, Medan Denai, Kota Medan, Minggu 28 Juni 2026. 

img_title Demi Daerah Terdampak Bencana di Sumut, Bobby Nasution Tagih Kejelasan Acuan Anggaran 2027 untuk Tambahan TKD

Kegiatan itu, juga menjadi momentum bagi warga IKDS menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dimulainya pembangunan infrastruktur di kampung halaman mereka.

"Ini merupakan kewajiban kami sebagai pemerintah. Kami sepakat hari ini dari Pemerintah Provinsi bersama-sama dengan DPRD, kalau mau membangun suatu daerah jangan sepenggal-sepenggal. Kebutuhannya minimal 40% dari total kerusakan jalan harus diselesaikan secara tuntas dalam satu anggaran, dan harus ada jalur alternatif pengerjaan agar kualitasnya terjaga," tegas Bobby.

img_title Pemprov Sumut Dorong Penguatan Kolaborasi Antarprovinsi se-Sumatera untuk Percepat Pertumbuhan Kawasan

Pada kesempatan tersebut, Bobby juga membagikan pengalaman emosionalnya saat pertama kali meninjau langsung kondisi jalan di Sipiongot. Ia mengenang perjalanan menuju sebuah desa terpencil yang ditempuh hingga pukul dua dini hari melalui jalan rusak di tengah hutan. Setibanya di lokasi, ia disambut hangat warga lanjut usia yang masih terjaga sambil menabuh rebana sebagai bentuk penghormatan kepada kepala daerah yang datang mengunjungi mereka.

"Melihat kondisi masyarakat secara langsung di lapangan saat itu membuat saya meneteskan air mata. Sejak itu saya bertekad, selama masa jabatan saya, janji pembangunan ini harus ditepati karena dampaknya akan dirasakan selamanya oleh masyarakat," ungkapnya.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Bobby menjelaskan Pemerintah Provinsi Sumut meningkatkan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara signifikan. Jika pada tahun sebelumnya anggaran untuk sektor jalan dan sungai sekitar Rp500 miliar, maka pada tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp1,9 triliun khusus untuk pembangunan jalan.

Dalam kegiatan tersebut, Bobby Nasution juga menerima prosesi adat upah-upah sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa keselamatan dari para tokoh masyarakat.

Halaman Selanjutnya
img_title