Pemprov Sumut Kerahkan Personel Gabungan Skala Besar, Berantas Pungli di Sidebuk-Debuk Karo

Petugas gabungan melakukan pemberantasan pungli dan penjagaan di kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Karo, VIVA MedanTim gabungan dikerahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), melakukan pemberantasan praktik pungutan liar (Pungli) yang selama ini, meresahkan wisatawan di kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo. 

img_title Kepala BGN Ungkap Penyebab Keracunan MBG Dialami Ratusan Pelajar di Kabupaten Karo

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sumut, Moettaqien Hasrimi menjelaskan pemberantasan dan penjaga dilakukan di titik rawan pungli, yang digelar akhir pekan ini. Karena, aktivitas wisatawan meningkat.

"Arahan Pak Gubernur untuk kami Satpol PP Sumut menjaga area jalan menuju wilayah pemandian air panas, kami kerahkan tim gabungan skala besar," kata Moettaqien. 

img_title Buntut Keracunan MBG di Karo, Kepala BGN Ajukan Pemecatan Kepala SPPG Sebagai ASN: Jangan Nyawa Orang Jadi Permainan

Sebagai informasi, praktik pungutan liar di jalur menuju kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, telah lama dikeluhkan masyarakat dan wisatawan karena mengganggu kenyamanan serta citra pariwisata Sumut.

Sebanyak 45 personel gabungan diterjunkan, terdiri atas 25 personel Satpol PP Provinsi Sumut dan 20 personel Satpol PP Kabupaten Karo bersama TNI/Polri. Para petugas gabungan di tempatkan selama 24 jam melakukan pemantauan di lokasi objek wisata. 

img_title Teguran Keras Bobby Nasution ke Kepala BGN Sumut Terkait Keracunan MBG di Karo: Jangan Buat Malu Program Pak Presiden

"Mereka ditempatkan di tiga pos strategis, untuk mengamankan akses menuju kawasan wisata sekaligus memutus praktik pungli yang selama ini kerap menyasar wisatawan, terutama pada malam hari," sebut Moettaqien. 

Petugas gabungan melakukan pemberantasan pungli dan penjagaan di kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo.

Photo :
  • dok Pemprov Sumut

Pada awal pelaksanaan pengamanan, petugas sempat menghadapi ketegangan. Sejumlah oknum masih nekat melakukan pungutan liar di tepi jalan. Bahkan, mereka diduga melakukan aksi premanisme dengan mengintimidasi pengunjung, mengancam menggunakan senjata tajam, hingga melempari kendaraan wisatawan yang melintas.

Menghadapi kondisi tersebut, personel Satpol PP Sumut bertindak tegas dengan menghentikan seluruh aktivitas pungutan liar dan memberikan peringatan agar praktik serupa tidak kembali terjadi.

"Kegiatan pungutan liar berhasil dihentikan saat itu juga, kami juga memastikan kembali bahwa kegiatan pungli tidak lagi ada, dan hasilnya sudah tidak ada," ujar Moettaqien.

Saat ini, personel gabungan masih disiagakan di pos-pos pengamanan menuju kawasan Sidebuk-Debuk untuk memastikan arahan Gubernur Bobby Nasution benar-benar terlaksana, yakni tidak ada lagi praktik pungutan liar yang merugikan wisatawan.

"Dengan tidak adanya pungli, kelas pariwisata Sumut pun akan berdampak banyak bagi masyarakat," kata Moettaqien.