Kolaborasi Pemkab Batu Bara dan NAFAS Sambut Hari Kelautan 2026: Tanam Mangrove Hingga Pulihkan Terumbu Karang

Yayasan NAFAS saat beraudiensi dengan Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian.
Sumber :
  • Ist/VIVA Medan

Batu Bara,VIVA MedanPemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara mendukung rencana kegiatan penananaman mangrove dan pulihkan terumbu karang, dalam memperingati Hari Kelautan 2026.

img_title Kepala Biro Perekonomian Sumut Poppy Hutagalung Dicopot, Alasannya: Lihat Saja di IG Pak Gubernur

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. menyatakan dukungan terhadap rencana kegiatan itu saat menerima audiensi Yayasan Naluri Fauna Indonesia (NAFAS), Federasi Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Sumut, dan PTMSI Rayon 1 di Kantor Bupati, Senin 22 Juni 2026.

Bupati Baharuddin langsung memberikan lampu hijau. Menurutnya, kedaulatan laut nggak bisa dijaga sendirian. Harus kompak dan berkolaborasi dalam melestarikan lingkungan yang asri.

img_title Lepas 1.179 Pramuka ke Jamnas Cibubur, Pesan Bobby Nasution: Buat Bangga Sumatera Utara

"Pemerintah, komunitas, kampus, swasta harus satu suara. Ini langkah strategis. Laut kita lestari, ekonomi biru berjalan sehingga ekoeduwisata akan tumbuh. Batu Bara dapat semuanya," ucap Bupati Batu Bara. 

Ketuan Yayasan Naluri Fauna Indonesia (NAFAS), Badar Johan imengatakan, Tema kegiatan ini, adalah “Penguatan Ekonomi Biru Berkelanjutan untuk Menjaga Kedaulatan Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia'.

img_title Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 169,6 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Ditangkap

Kegiatan ini, bukan sekadar seremonial. Para mahasiswa dan masyarakat sekitar akan mengikuti seminar lingkungan, turun lumpur menanam mangrove, selanjutnya penyelam yang tergabung dalam Federasi Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) melakukan transplantasi terumbu karang di kawasan Pulau Pandang, Kabupaten Batu Bara.

Badar Johan yang merupakan inisiator kegiatan ini mengungkapkan, kegiatan ini rencananya akan dikemas lewat konsep ekoeduwisata. "Jadi sambil jaga laut, warga juga bisa dapat manfaat ekonomi. Kami mau bangun alam, bangun kesadaran, bangun partisipasi. Khususnya generasi muda. Karena merekalah penjaga pesisir masa depan," ujar Badar Johan.

Dengan sinergi multipihak ini, lanjut Badar Johan, Hari Kelautan Nasional 2026 diharapkan jadi titik balik. Bukan cuma peringatan di kalender, tapi momentum yang nyata."Masyarakat makin peduli, laut makin terjaga," ungkapnya.