Pengembangan Wisata Bebas Pungli, Pemprov Sumut Segera Bangun 2 Akses Jalan Menuju Pemandian Air Panas di Karo

Gubernur Sumut, Bobby Nasution melakukan pertemuan dengan Bupati Karo Antonius Ginting bahas objek wisata di Karo.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Medan,VIVA MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) segera membangun dua jalur akses baru menuju kawasan Wisata Air Panas Karo di Desa Semangat Gunung. Pembangunan bertujuan untuk pengembangan objek wisata di lokasi tersebut, bebas dari pungutan liar (Pungli).

img_title Atasi Keterbatasan, Pemprov Sumut Dorong Gotong Royong Majukan Pendidikan Nias Barat

Hal itu, diungkapkan oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution usai menerima audiensi Bupati Karo di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Senin 22 Juni 2026. Ia mengatakan Langkah ini, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing salah satu destinasi wisata unggulan Sumut tersebut, setelah kebijakan penghapusan pungutan bagi pengunjung.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, telah sepakat menghentikan pungutan kepada wisatawan yang berkunjung ke kawasan Wisata Air Panas Karo. Menurut Bobby Nasution, pungutan tersebut selama ini kerap menjadi polemik yang berulang.

img_title Perkuat Pembangunan Berkelanjutan, INALUM dan Pemprov Sumut Perkokoh Sinergi Pendidikan dan Lingkungan

“Kita sudah komitmen tidak ada lagi pungutan kepada pengunjung. Ini menjadi langkah awal untuk menaikkan kelas objek pariwisata kita, kemudian akses yang lebih mudah juga sangat penting,” ungkap Bobby Nasution.

Selain peningkatan akses, Bobby Nasution juga mendorong pembentukan kampung wisata di kawasan Air Panas Karo. Kampung wisata tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengembangan sentra oleh-oleh, food court, dan berbagai usaha pendukung pariwisata lainnya yang dikelola masyarakat setempat.

img_title Lurah Aur Dicopot Atas Dugaan Pungli, Pengamat Sebut Ini Bukti Kepemimpinan Rico Waas yang Transformatif

“Bisa memanfaatkan CSR pelaku usaha di sana mungkin, dari beberapa pelaku usaha mengumpulkan dana CSR yang digunakan untuk membangun kampung wisata dan pengelolanya masyarakat,” jelas Bobby Nasution.

 

Bupati Karo Antonius Ginting menjelaskan, dua jalur baru yang akan dibangun tidak hanya mempermudah akses menuju kawasan wisata, tetapi juga membantu mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Berastagi dan sekitarnya.

Jalur pertama akan menghubungkan Penatapan Berastagi dengan Desa Semangat Gunung, sedangkan jalur kedua menghubungkan Jaranguda, Berastagi, dengan Desa Semangat Gunung.

“Jadi orang yang dari Medan bisa langsung ke lokasi tanpa harus ke Daulu dulu dan yang dari Simalungun, Aceh Tenggara bisa dari Jaranguda. Ini juga akan membantu memecah kemacetan lalu lintas. Orang-orang yang tidak ingin singgah di Berastagi bisa memanfaatkan jalur ini,” kata Antonius Ginting.

Halaman Selanjutnya
img_title