Effendi Simbolon Mengenang Sosok I.L. Nommensen: Pelayanan Tanpa Membeda-bedakan dan Peduli Kepada Pendidikan

Ketua Umum Yayasan UHN, Effendi M.S Simbolon, melaksanakan ziarah dan kebaktian di Makam I.L. Nommensen, di Kabupaten Toba.
Sumber :
  • Ist/VIVA Medan

Toba,VIVA MedanKetua Umum Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, melaksanakan ziarah dan kebaktian di Makam I.L. Nommensen, di Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), Jumat 19 Juni 2026.

img_title Gunungsitoli Tembus Target UHC, Wagub Sumut Ingatkan Jangan Cepat Puas

Di tengah guyuran hujan, Effendi Simbolon berziarah bersama bersama Panitia Nasional Perayaan 165 Tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) sebagai bentuk penghormatan kepada Ingwer Ludwig Nommensen, tokoh misionaris asal Jerman yang dikenal luas sebagai "Rasul Bangsa Batak".

Meski cuaca kurang bersahabat, kegiatan berlangsung khidmat. Effendi Simbolon bersama rombongan mengikuti kebaktian dan doa bersama di kompleks makam yang menjadi salah satu situs sejarah penting bagi masyarakat Batak.

img_title Terapkan Transaksi Nontunai, Bank Sumut - Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital

Dalam sambutannya, Effendi Simbolon menegaskan bahwa I.L. Nommensen bukan hanya seorang misionaris, tetapi juga apostel atau rasul bagi bangsa Batak. Menurutnya, pengaruh Nommensen tidak hanya terlihat dalam perkembangan gereja, tetapi juga pada kemajuan pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat Batak hingga saat ini.

Sebagai politisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia kebangsaan dan pembangunan, Menurut Effendi Simbolon, nilai-nilai pengabdian yang diwariskan Nommensen masih sangat relevan untuk diteladani para pemimpin masa kini.

img_title Atasi Keterbatasan, Pemprov Sumut Dorong Gotong Royong Majukan Pendidikan Nias Barat

"Semangat pengorbanan, pelayanan tanpa membeda-bedakan, serta keberpihakan kepada pendidikan yang ditunjukkan Nommensen, menjadi contoh bagi setiap pemimpin dalam membangun masyarakat," ungkap Effendi Simbolon. 

I.L. Nommensen sendiri lahir di Nordstrand, Jerman, pada tahun 1834 dan tiba di Tanah Batak pada tahun 1862 sebagai utusan lembaga misi Rheinische Missionsgesellschaft (RMG). 

Dengan pendekatan yang menghargai budaya lokal, Nommensen berhasil membangun hubungan yang erat dengan masyarakat Batak dan meletakkan dasar perkembangan Kekristenan yang kemudian melahirkan HKBP sebagai salah satu gereja terbesar di Indonesia.

Selain pelayanan keagamaan, Nommensen juga dikenal mendorong perkembangan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Warisan pemikirannya terus hidup, salah satunya melalui Universitas HKBP Nommensen yang kini menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Sigumpar Robinson Siagian turut memaparkan sejarah perjalanan pelayanan Nommensen di Tanah Batak. Pemaparan itu mengingatkan kembali perjuangan sang misionaris yang mengabdikan hidupnya bagi masyarakat Batak hingga akhir hayatnya dan dimakamkan di Sigumpar.

Halaman Selanjutnya
img_title