Pesan Kadisdik Sumut di Tahun Ajaran Baru: Tidak Boleh Ada Lagi Kutipan dengan Modus Apa Pun Kepada Orang Tua Siswa
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
"Mekanisme pelaksanaannya dilakukan secara transparan dan terukur. Sekolah terlebih dahulu mengajukan kebutuhan operasionalnya kepada Dinas Pendidikan berdasarkan kondisi dan kebutuhan riil masing-masing sekolah. Setelah dilakukan verifikasi, dana akan ditransfer langsung ke sekolah untuk digunakan sesuai peruntukan dan dipertanggungjawabkan secara akuntabel," beber pria yang akrab disapa Alex.
Pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap. "Pada tahun ajaran baru mendatang, program akan mulai difokuskan di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara sebagai tahap awal pelaksanaan. Selanjutnya program akan diperluas ke kawasan Dataran Tinggi, dan secara bertahap menjangkau seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara," jelasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata, mengurangi beban ekonomi keluarga, serta memastikan tidak ada lagi peserta didik yang terkendala mengikuti pendidikan karena alasan biaya. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Sumatera Utara yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
"Kita ingin seluruh siswa dan siswi memiliki wadah untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta potensi terbaik yang mereka miliki. Karena itu, Dinas Pendidikan sedang menggagas program Beranda Pelajar, sebuah ruang ekspresi yang akan menjadi etalase prestasi dan keunggulan sekolah-sekolah di Sumatera Utara," ujar Alex.
Kadisdik Sumut, Alexander Sinulingga.
- dok Pemprov Sumut
Melalui Beranda Pelajar, masyarakat dapat melihat berbagai potensi yang dimiliki peserta didik, mulai dari kemampuan di bidang seni musik dan band sekolah, tari tradisional maupun modern, melukis, karya inovasi, hingga berbagai prestasi akademik dan nonakademik. Selain itu, keunggulan masing-masing SMK juga akan ditampilkan, termasuk hasil karya siswa, kompetensi keahlian, dan produk yang memiliki nilai ekonomi.
"Program ini direncanakan dibuka oleh Dinas Pendidikan dan dilaksanakan secara rutin dua kali setiap bulan, sehingga menjadi ruang interaksi, apresiasi, dan promosi bagi sekolah-sekolah. Ini merupakan salah satu terobosan yang sedang dipersiapkan untuk memperkuat karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta didik. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, program ini akan mulai dimainkan dan diluncurkan pada Agustus mendatang," harap Alex.