Detik-detik Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Wisata Pemandian Aquarium Simalungun, Begini Kronologi Kejadiannya
- Ist/VIVA Medan
Simalungun ,VIVA Medan –Duapelajarasal Kota Tebing Tinggi dilaporkantewas tenggelamdi lokasiwisata pemandian SungaiAquarium, Nagori Sorba Dolok, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Jumat sore, 5 Juni 2026.
Pelajar kedua yang tenggelam itu, bernama Revi Ansyah (17) dan Zikri Subekti (17). Korban merupakan warga Jalan Peringgan, Desa Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba menjelaskan kronologi tenggelamnya kedua pelajar itu, berawal bersama rekannya mendatangi lokasi kejadian untuk berwisata sambil berenang di sungai tersebut, pada sore hari, pukul sekitar 17.50 WIB. “Dua orang pelajar berusia 17 tahun asal Kota Tebing Tinggi ditemukan tenggelam, saat mandi bersama teman-temannya di lokasi tersebut,” kata Verry, Sabtu malam, 6 Juni 2026.
Verry mengungkapkan menerima laporan peristiwa itu, petugas kepolisian dari Polres Simalungun dan Polsek Raya Kahean turun melakukan evakuasi bersama TNI dan warga sekitar serta melakukan identifikasi jasad korban.
Berdasarkan keterangan para Saksi yang merupakan teman-teman korban. Verry menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika enam orang remaja berangkat bersama dari Kota Tebing Tinggi menuju Pemandian Aquarium menggunakan dua sepeda motor sekira pukul 14.30 WIB. Mereka tiba di lokasi pukul 16.30 WIB dan langsung menuju area pemandian.
Lima dari enam orang masuk ke dalam air, sementara satu orang bernama Riski Ramadan memilih tidak ikut mandi karena tidak bisa berenang dan bertugas memotret teman-temannya. Setelah berenang dan berfoto, mereka kemudian nekat melompat masuk ke sungai dari tepian yang lebih tinggi, jelas Verry.
Tim Inafis Polres Simalungun saat membantu jasad pelajar yang tenggelam di Sungai Aquarium.
- Ist/VIVA Medan
Verry menjelaskan musik pun terjadi. Revi Ansyah pertama kali terlihat meminta bantuan. Refi Febriansyah berusaha mendekat untuk menolong namun hampir ikut tenggelam dan terpaksa menyelamatkan diri ke tepian.
Lalu, Zikri Subekti kemudian mencoba menolong Revi Ansyah, namun kehabisan tenaga dan nafas hingga akhirnya keduanya tenggelam bersama. Teman-teman yang berusaha melempar pelepah sawit dan tali yang ditemukan dari seorang warga yang sedang mengangkut batu sungai, namun upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan keduanya.
“Ini adalah peringatan keras bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan saat beraktivitas di udara, khususnya di sungai dengan arus dan kedalaman yang tidak terduga,” tutur AKP Verry Purba.