Polsek Dolok Batu Nanggar Tangkap 4 Pelaku Pembobolan Rumah, Sita Ratusan Guci Hingga Puluhan Boneka
- dok Polsek Dolok Batu Nanggar.
Simalungun,VIVA Medan–Polsek Dolok Batu Nanggar berhasil mengungkap kasus pembobolan rumah, di Jalan Merdeka, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun. Polisi berhasil meringkus 4 pelaku dalam kasus ini.
Keempat pelaku diamankan petugas kepolisian, yakni AKB alias Kadir (32), PRH (23), HG (39) dan IS (20). Para tersangka ini, merupakan Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.
Kapolsek Dolok Batu Nanggar, AKP Gunawan Sembiring menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan resmi kepolisian dari pemilik rumah bernama Nursiah Pasribu (60), pada Senin 1 Juni 2026, langsung bergerak melakukan penyelidikan kasus pembobolan rumah tersebut.
"Pada Minggu siang, 31 Mei 2026 sekira pukul 14.19 WIB, pelapor menerima telepon dari saksi Hasudungan Silalahi, yang memberitahukan bahwa rumah milik pelapor diduga telah dibongkar oleh pelaku pencurian," kata Gunawan, Sabtu 6 Juni 2026.
Gunawan mengungkap sesuai keterangan pemilik rumah itu, menyebutkan rumahnya tersebut sudah ditinggalkan alias kosong sejak 2019, karena pindah tugas dan berdomisili di Kota Medan, dan barang-barang tersebut terakhir kali masih dilihat lengkap pada bulan Januari 2026.
"Berdasarkan informasi diterima pelapor, pelaku diduga masuk ke dalam rumah, melalui pintu belakang dan sebagian besar barang-barang, yang berada di dalam rumah telah hilang," jelas Gunawan.
Polsek Dolok Batu Nanggar saat amankan para pelaku pembobolan rumah.
- dok Polsek Dolok Batu Nanggar.
Gunawan mengungkap pihak turun ke rumah korban melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa telah terjadi pencurian dan hampir seluruh barang yang berada di dalam rumah telah hilang.
"Akibat kejadian tersebut, Pelapor mengalami kerugian materiil yang diperkirakan sebesar Rp80 juta," ucap Kapolsek Dolok Batu Nanggar.
Barang-barang korban hilang dalam rumah tersebut, yaitu 20 buah boneka ukuran besar, 15 buah tirai pintu, 1 unit televisi 32 inci merek Sharp, 1 unit kompor gas beserta 2 tabung gas, 1 unit mesin jahit manual merek Standart, 1 unit mesin air merek Sanyo.
Kemudian, 1 unit tempat tidur besi ukuran 3 kaki beserta 5 buah tilam kapas, 10 buah tas sandang wanita, 2 buah ambal, 5 buah selimut, 10 pasang guci ukuran besar dengan tinggi sekitar 35 cm, 100 pasang guci ukuran sedang dengan tinggi sekitar 20 cm, dan 200 pasang guci ukuran kecil dengan tinggi sekitar 10 cm.