Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Berhasil Ungkap 32 Kasus dengan Total 53 Tersangka
- dok Polres Simalungun
Simalungun,VIVA Medan – Selama Operasi Antik Toba 2026 yang berlangsung, sejak 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun mencatat berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya.
“Pencapaian dalam operasi ini merupakan yang tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin dalam konferensi Operasi Antik Toba 2026, di Mako Polres Simalungun, Rabu 3 Juni 2026.
Kompol Imam menjelaskan dari 32 kasus narkotika, kegagalan berhasil meringkus 53 orang tersangka. Seluruh tersangka diamankan memiliki peran masing-masing dari pengendar hingga bandar narkoba.
Barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari ganja seberat 389,56 gram, sabu seberat 535,51 gram, serta ekstasi sebanyak 31,5 butir. Sebagian besar barang bukti telah dikirimkan ke Bidlabfor Polda Sumatera Utara untuk keperluan uji laboratorium forensik, jelas Kompol Imam.
Kompol Imam mengungkapkan untuk wilayah dengan TKP penyebaran kasus narkotika terbanyak, di Kecamatan Bandar, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kecamatan Siantar, dan Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.
“Kami juga berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat bekerja sama dalam memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Simalungun. Jika mengetahui adanya peredaran narkoba, jangan ragu segera menghubungi kami. Kerahasiaan dijamin. Bisa menghubungi 110 atau langsung ke Sat Narkoba Polres Simalungun, sehingga kita bersama dapat menyelamatkan anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045 yang terbebas dari narkoba,” ucap Kompol Imam.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, AKP Carles Hartono Nababan, menambahkan bahwa keberhasilan ini jauh melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. Sehingga terungkapnya kasus narkoba akan terus meningkat hingga ke akar-akarnya.
“Kami memberikan target sebanyak 7 jarak, namun hasilnya jauh melebihi target tersebut. Ini adalah pencapaian terbaik dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap AKP Carles.
Sejumlah operasi menonjol yang menjadi andalan Sat Narkoba selama periode ini antara lain pengerebekan dan pembakaran sarang narkoba di Tanah Jawa yang menghasilkan lima tersangka serta 99,74 gram sabu.
Kemudian, mengungkap jaringan narkoba lintas provinsi dari Aceh-Medan yang berhasil menyita 245 gram sabu dari empat tersangka termasuk bandar pemasok utama, serta penggerebekan serentak dua Tempat Hiburan Malam yang mengamankan dua pengunjung wanita dengan hasil tes urin positif narkoba.