Tercatat Ada 6.100 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Sumut, Siap Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

Gubsu, Bobby Nasution resmikan Koperasi Merah Putih di Binjai.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Medan,VIVA MedanPemerintah Provinsi (Pemrov) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 6.100 badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terbentuk di Sumut ini. Begitu juga ribuan KDKMP siap beroperasi melayani masyarakat

img_title Pimpin HUT ke-81 RI, Rico Waas Tegaskan Pembangunan Medan Harus Berdampak Nyata Kepada Masyarakat

Hal itu diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sumut, Ady Putra Parlaungan. Ia mengatakan pihaknya terus berupaya mempercepat capaian program pembangunan KDKMP.

“Saat ini telah terbentuk total 6.100 badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di 33 kabupaten/kota se- Sumatera Utara,” ucap Ady Putra Parlaungan, dalam keterangan persnya, Selasa 26 Mei 2026.

img_title Kibarkan Semangat HUT ke-81 RI, Ketua PDIP Sumut Serukan Kader PDIP Terus Berjuang untuk Rakyat

Ady menjelaskan bahwa dari sisi akuntabilitas, 98% dari koperasi yang terbentuk sudah terintegrasi dalam sistem digital SIMKOPDES (Sistem Informasi Koperasi Desa). Saat ini sedang dilakukan percepatan infrastruktur yaitu pembangunan fisik dan gerai KDKMP.

“Sebanyak 1.685 titik lahan sedang dalam proses pembangunan dan 353 gerai sudah selesai 100% dan siap melayani masyarakat,” kata Ady.

img_title Kukuhkan 74 Paskibraka Sumut, Bobby Nasution: Kalian Jadi Contoh Persatuan yang Sesungguhnya

Lebih lanjut dikatakannya, koperasi yang sudah berjalan tidak hanya menjadi lembaga keuangan, melainkan juga pusat ekonomi desa dengan adanya 337 gerai sembako, apotek, hingga klinik desa. Bahkan, di beberapa daerah progres pembangunan sangat cepat dilakukan seperti contohnya Labuhanbatu Selatan, progresnya sangat menggembirakan dengan persentase mencapai lebih dari 64% dari target.

Begitu pun, target pembangunan bukan hanya fisik bangunan koperasi, tetapi juga kesiapan kelembagaan dan keberlanjutan usaha. “Kami terus mendorong agar koperasi yang sudah dibangun dapat segera beroperasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Ady.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Sumut juga akan memfokuskan pada penguatan SDM koperasi mengingat sebagian besar pengurus masih membutuhkan pelatihan teknis dan pendampingan kelembagaan dan kemitraan. 

Pembinaan intensif akan terus dilakukan agar modal kolektif yang sudah terkumpul dari simpanan anggota dapat dikelola secara profesional untuk kesejahteraan warga Sumatera Utara.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis koperasi Merah Putih dapat segera hadir, sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan ekosistem simpan pinjam serta unit layanan lainnya,” kata Ady.