Bocah Usai 8 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Kabero Deli Serdang Saat Mandi Bersama Temannya
- dok Basarnas Medan
Deli Serdang, VIVA Medan–Tim SAR gabungan berhasil berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad bocah berusia 8 tahun, bernama Aulia Kaisa Azzahra, yang tewas tenggelam di Sungai Kabero, Dusun IV Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menjelaskan kronologi tewas tenggelam bocah tersebut, berawal Aulia Kaisa Azzahra mandi bersama teman-temannya di Sungai Kabero, Kamis siang, 21 Mei 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.
Lalu, Kepala Desa Lama, Nizar Laksamana Tarigan, melaporkan peristiwa itu kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan. Kemudian, turun ke lokasi melakukan pencarian terhadap korban.
"Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan segera melakukan assessment awal dan briefing operasi dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU)," jelas Hery Marantika, Jumat pagi, 22 Mei 2026.
Hery Marantika mengungkapkan bahwa tim pertama melakukan pencarian menggunakan alat deteksi bawah air Aqua Eye, serta penyisiran sungai menggunakan perahu rafting ke arah hilir.
"Sementara tim kedua melakukan scouting darat di sepanjang bantaran sungai," tutur Hery Marantika.
Hery Marantika menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan secara cepat dan terukur dengan mengutamakan keselamatan seluruh unsur yang terlibat.
Setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa jam. Hery Marantika mengungkapkan bahwa korban akhirnya berhasil ditemukan pada sore hari, sekitar pukul 16.55 WIB, dalam keadaan meninggal dunia di sekitar lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
“Korban ditemukan di sekitar lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSU Pancur Batu, yang didampingi pihak keluarga. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini,” ungkap Hery Marantika.
Operasi SAR tersebut melibatkan sejumlah unsur di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Medan, Polsek Pancur Batu, perangkat Desa Lama, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan turut didukung berbagai peralatan seperti Rescue Car Double Cabin, perahu rafting, Aqua Eye, peralatan water rescue, peralatan medis, alat komunikasi, APD personal hingga kantong jenazah.