Seorang Remaja Tewas Tenggelam Saat Berenang Menyeberang Sungai Sei Belawan Deli Serdang

Petugas SAR saat melakukan pencarian dan evakuasi korban di Sungai Sei Belawan, Kabupaten Deli Serdang.
Sumber :
  • dok Basarnas Medan

Deli Serdang, VIVA Medan–Seorang remaja bernama, Aldo Aditya (15) tewas tenggelam di Sungai Sei Belawan, di Dusun VI Desa Pulau Agas, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Jasad korban berhasil ditemukan, Minggu dini hari, 17 Mei 2026, sekitar pukul 00.35 WIB.

img_title Warga Blokade Rel Kereta Api di Batubara Buntut Seorang Lansia Tersambar KA Datuk Belambangan, Begini Kata KAI Sumut

Berdasarkan kronologi kejadian korban bersama empat orang rekannya, berenang menyeberang sungai tersebut, diduga korban kehabisan tenaga hingga hanyut terseret arus sungai Sei Belawan itu, Jumat 15 Mei 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika menjelaskan setelah diketahui korban tenggelam keluarga korban bersama warga sekitar melakukan pencarian. Namun tidak berhasil ditentukan dan melaporkan peristiwa itu, ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.

img_title Empati untuk Korban Gempa Bumi NTT, Pemkab Deli Serdang Rayakan HUT ke-81 RI dengan Serdahana

"Operasi SAR, kemudian dilaksanakan dengan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu LCR, perlengkapan water rescue, serta dukungan peralatan pendeteksi Aqua Eye, guna membantu proses pencarian korban di area yang dicurigai," ungkap Hery, Minggu siang, 17 Mei 2026.

Hery mengungkapkan dengan upaya pencarian intensif yang dilakukan Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama Tim Operasi SAR Nasional terhadap seorang remaja yang tenggelam di aliran Sungai Sei Belawan akhirnya membuahkan hasil. 

img_title Transaksi dari Balik Jendela Rumah, Tiga Wanita Pengedar Sabu di Deli Serdang Diciduk Polrestabes Medan

"Korban atas nama Aldo Aditya berhasil ditemukan pada Minggu dini hari dalam keadaan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hanyut," jelas Hery.

Hery menjelaskan bahwa tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di sekitar Jembatan Titi Besi Sungai Sei Belawan sekitar 2,5 kilometer dari lokasi kejadian awal.

"Korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan selanjutnya, langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," sebut Hery. 

Hery menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal waktu demi menemukan korban.

“Seluruh unsur SAR gabungan telah bekerja secara optimal dengan melaksanakan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga korban akhirnya berhasil ditemukan. Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” kata Hery.

Halaman Selanjutnya
img_title