Kecelakaan Maut Bus Halmahera di Tol JMKT Sergai, 4 Penumpang Tewas dan 9 Korban Luka-luka

Kecelakaan Bus Halmahera ruas Tol JMKT, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Sumber :
  • Ist/VIVA Medan

Serdang Bedagai, VIVA Medan-Bus Halmahera mengalami kecelakaan di ruas jalan tol Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT), tepatnya di KM 63,2, Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin pagi, 11 Mei 2026, sekitar pukul 05.30 WIB.

img_title Fakta-fakta di Balik Insiden Tabrakan Maut KA Putri Deli Kontra Truk di Kabupaten Sergai

Tabrakan maut itu, mengakibatkan empat orang penumpang meninggal dunia. Sedangkan kondisi bus dengan nomor polisi BK 7347 UA dilaporkan terbalik dan mengalami rusak berat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sergai, AKP Gokma W. Silitonga menjelaskan bahwa bus tersebut, mengangkut 14 orang termasuk seorang sopir. Menerima laporan kecelakaan tersebut, langsung turun melakukan mengevakuasi seluruh korban selamat dan meninggal dunia. 

img_title KA Putri Deli Anjlok Usai Tabrakan dengan Truk di Sergai, 630 Penumpang Dievakuasi Pakai Bus

"Kalau untuk korban, meninggal dunia, ada empat orang. Satu perempuan, tiga laki laki. Sedangkan, untuk korban luka-luka, ada sembilan orang," kata Silitonga kepada wartawan, Senin siang, 11 Mei 2026.

Kasat Lalu Polres Sergai, AKP Gokma W. Silitonga.

Photo :
  • Ist/VIVA Medan

img_title Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Api Kontra Truk di Sergai, Seorang Sopir Tewas dan Satu Penumpang KA Luka Bakar

Silitonga menjelaskan kronologi peristiwa tabrakan itu, berawal sebuah mobil pikap atau bak terbuka pengangkut ayam dengan nomor polisi BK 8053 EG dari arah Kota Tebing Tinggi menuju Kota Medan, mengalami kecelakaan tunggal. Pikap tersebut menabrak pembatas jalan hingga terbalik dan posisinya melintang di tengah badan jalan.

Tak lama berselang, Bus Halmahera yang datang dari arah belakang diduga tidak sempat menghindar. Bus tersebut menghantam pikap yang melintang, lalu hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan tol.

"Peristiwanya, kalau kami masih tahap penyelidikan. Dia (bus) menampak mobil barang yang membawa ayam. Dari belakang dia kaget, kemudian dia banting stir ke kiri. Sehingga menabrak pembatas jalan dan keluar jalur Tol," jelas Silitonga. 

Silitonga mengungkapkan untuk diidentitas seluruh korban luka-luka dan meninggal dunia masih dalam pendataan saat. Pihak kepolisian masih fokus melakukan evakuasi seluruh korban ke rumah sakit.

"Korban selamat dan meninggal dunia dievakuasi ke rumah sakit terdekat," kata Kasat Lantas Polres Sergai. 

Satuan Lalu Lintas Polres Sergai tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui persis penyebab kecelakaan tersebut, dengan melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi hingga mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.