Polda Sumut Siapkan Sejumlah Langkah dalam Antisipasi Kemacetan Saat Arus Balik Lebaran 2026 dan Objek Wisata

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan.
Sumber :
  • B.S.Putra/VIVA Medan

Medan, VIVA Medan–Arus balik Lebaran 2026, Polda Sumatera Utara melakukan antisipasi di ruas jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan kendaraan. Termasuk, di kawasan objek wisata sebagai tempat liburan masyarakat. 

img_title Sukses Jadi Tuan Rumah IMT-GT Ke-32, Sumut Cetak Sejarah Baru Bentuk Forum Sumatera 10

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, Rabu 25 Maret 2026. Ia mengatakan pihaknya memperkuat pengamanan arus balik Lebaran 2026 sekaligus memastikan keamanan di sejumlah destinasi wisata unggulan melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.

Ferry menjelaskan dalam operasi yang berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026 itu mengedepankan pengamanan terpadu untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan masyarakat selama periode libur Idul Fitri.

img_title Menteri Ekonomi Malaysia Terpukau Potensi Sumut dan Puji Kepemimpinan Bobby Nasution

"Sebanyak sekitar 11.276 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, terdiri atas unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Sumatera Utara," jelas Ferry. 

Ferry mengatakan pengamanan difokuskan pada jalur-jalur utama arus balik seperti Medan–Tebing Tinggi, Medan–Pematangsiantar–Parapat, serta Medan–Sibolga yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan pasca Lebaran.

img_title Optimalkan Program UCJ, Disnaker Sumut Dorong Keterlibatan Pemerintah Kabupaten/Kota Hingga Perusahaan

Selain itu, Polda Sumut juga menyiagakan sekitar 160 lebih pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di jalur mudik, pusat keramaian, hingga kawasan wisata untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Ferry menjelaskan bahwa pengamanan arus balik dilakukan melalui berbagai strategi, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga penguatan patroli di lapangan.

“Polda Sumut bersama jajaran melaksanakan pengamanan arus balik secara maksimal dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara selektif guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan arus lalu lintas berjalan lancar,” jelas Ferry. 

Ferry menjelaskan, rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contra flow diterapkan secara situasional pada titik-titik rawan kemacetan. Selain itu, personel juga ditempatkan di simpul-simpul kepadatan untuk melakukan pengaturan langsung.

"Tak hanya itu, sistem monitoring dilakukan selama 24 jam melalui posko terpadu dan pemantauan CCTV guna memastikan respons cepat terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan, termasuk penanganan kecelakaan lalu lintas dan kendaraan mogok," ucap Ferry.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026. 

Halaman Selanjutnya
img_title