Muhammadiyah Resmikan SPPG Tahap 3 Nasional di UMSU, Mendikdasmen: Generasi Kuat Memiliki Kecerdasan
- dok Pemprov Sumut
Deli Serdang, VIVA Medan–Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed meresmikan Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) tahap 3 nasional di Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Dwikora, Pasar VI, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Senin 16 Februari 2026.
Peresmian yang ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional tagading dilakukan bersama Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Irjen Pol Sony Sonjaya, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc Ketua Koordinator Nasional (Koornas) MBM, Dr. M. Nurul Yamin serta Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP,
Mendikdasmen Prof. Abdul Mu'ti dalam sambutannya mengutip ayat dalam Al-Qur'an mengenai pentingnya kekuatan fisik dan mental bagi umat Islam khususnya generasi masa depan.
"Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada orang mukmin, yang lemah. Generasi kuat yang dimaksud adalah mereka yang memiliki kecerdasan, wawasan luas, dan jasmani yang sehat," ujar Menteri.
Dia juga menegaskan Muhammadiyah sangat mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Ada tiga tahapan krusial perkembangan manusia: pertama, 75 persen perkembangan otak anak terjadi saat janin di kandungan, kemudian masa golden age hingga 5 tahun, dan pemenuhan gizi setelahnya. Itulah mengapa Muhammadiyah tidak ragu mendukung program Makan Bergizi Gratis ini," ujarnya.
Kemudian, Wakil Kepala BGN, Irjen Pol Sony Sonjaya menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar memberi makan, tapi satu perubahan mindest bagi bangsa Indonesia. Katanya, selama 13 bulan diimplementasikan sudah ada 60 juta penerima manfaat.
"Saya kagum dengan kesiapan infrastruktur di UMSU, SPPGnya sudah ada yang beroperasi, ada yang sedang pembangunan, ada rantai pasoknya juga. Setidaknya telah menyerap 47 tenaga kerja dari masyarakat sekitar dan melayani lebih dari 1.000 penerima manfaat. Terima kasih Muhammadiyah atas kiprahnya mendukung program ini," ungkapnya.
Sementara, Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., dalam arahannya menekankan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Indonesia."Ini bukan sekadar meresmikan bangunan, tapi gerakan memastikan anak-anak dan ibu hamil mendapatkan gizi terbaik," ujarnya.