Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Sumut Dapat Suntikan Dana dari PWM Jateng
- Ist/VIVA Medan
Sebelumnya, Rektor UMSU Prof. Agussani, MAP menyampaikan latar belakang keberadaan kampus terpadu UMSU yang dimulai dari pengurusah lahan seluas 24 hektare lebih tahun 2010. Proses pengurusan lahan cukup berliku namun akhirnya dapat dimiliki dengan keluarnya SK dari Kementerian ATR BPN.
Pembangunan Auditorium kemajuan sebelumnya ingin dilakukan kampus Muchtar Basri, namun akhirnya diputuskan untuk dibangun di areal kampus terpadu Desa Saentis, Sampali. Pembangunan auditorium kermajuan saat ini mencapai 35,5 persen. Gedung ini berkapasitas 6800 pengunjung yang nantinya menjadi lokasi Muktamar tahun 2027. Sementara, Gedung sport hall Walidah berkapasitas 2500 orang nantinya digunakan sebagai lokasi Muktamar Aisyiyah dan saat ini progresnya sudah 50 persen.
Di areal kampus terpadu terdapat SPPG, Perkebunan, Kadang Ayam dan rantai pasok pangan untuk kebutuhan SPPG.
Sementara itu, Ketua PWM Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, MA menyampaikan terima kasih atas dukungan PWM Jawa Tengah. Dia juga mengapresiasi peran aktif PWM Jateng yang dinilai konsisten hadir dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Sumatera Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWM Jawa Tengah yang sejak awal selalu hadir, termasuk saat bencana. Ini adalah aksi nyata untuk masyarakat, mulai dari penanganan darurat hingga tahap pemulihan. Kehadiran PWM Jateng juga tidak hanya di Sumatera Utara, tetapi sampai ke Aceh,” ujarnya.
Prof. Hasyimsyah mengungkapkan bahwa berdasarkan instruksi PWM Jawa Tengah turut berkontribusi dalam pembangunan satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar 2027.
Turut hadir Wakil Ketua PWM Sumut, Bid. Tabligh, Pustaka, Informatika dan Digitalisasi,Dr. H. Ali Imran Sinaga, M.Ag Wakil Ketua Dr. Sulidar, MAg, Sekretaris, Irwan Syahputra, MA, Wakil Sekretaris, Drs. Mutholib, MM, Bendahara Dr. Muhammad Qorib, MA. Wakil Rektor II UMSU, Prof, Dr. Akrim,M.Pd.