Ini Motif Pria di Asahan Aniaya Istri Keduanya Hingga Tewas di Kamar Mandi
- Istimewa/VIVA Medan
Asahan, VIVA Medan - Motif dibalik kasus disebabkannya seorangwanita mudadi Kabupaten Asahan, ditangan suami yang terjadi di dalam kamar, dipicu karena pelaku melihat kesal korban sebagai istri tidak bisa diatur dan bila keluar rumah tak pernah izin atau pamit.
Korban tewas berinsial AIP (20) warga Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Sedangkan merupakan pelaku suami korban, berinsial MA (29) warga Gergaji, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
Motifnya seperti sakit hati, kesal saja dia (pelaku) mungkin. Karena istrinya, enggak bisa diaturnya, enggak bisa disuruhnya dan tak pernah izin keluar rumah, ucap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan , AKP. Immanuel Simamora, Selasa 3 Februari 2026.
Peristiwa itu terjadi di rumah mereka di Perumahan Arya Graha 5, Jalan Gergaji, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Immanuel menjelaskan kronologi kejadian suami bunuh istrinya, bermula Minggu sore, 1 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Dimana menjemput pelaku korban di rumah orang tuanya, di Kota Tanjung Balai.
“Saat tiba di rumah mereka, terjadi bentrok mulut antara pelaku dengan korban, yang mana pelaku kesal dengan korban dikarenakan korban pulang ke rumah orang lain, tanpa seizin dari pelaku,” kata Immanuel.
Immanuel mengungkapkan saat terjadi bentrokan mulut tersebut, pelaku melakukan kekerasan berupa memukulnya di bagian perut sebelah kanan dan kiri menggunakan tangan kanan berkali-kali.
Lalu pelaku menendang dada korban menggunakan kaki bagian kanan sebanyak 3-4 kali, kemudian pelaku menarik korban ke dalam kamar mandi. Dan pada saat di dalam kamar mandi, pelaku memasukkan kepala korban ke dalam bak mandi, kemudian pelaku memasukkan seluruh tubuh korban ke dalam bak mandi dengan cara mendorongnya, ucap Immanuel.
Atas kejadian tersebut, korban sempat oyong dan terjatuh. Selanjutnya pelaku menarik korban keluar dari kamar mandi ke ruang tamu. Kemudian pelaku sempat bertanya lagi kepada korban dengan bertanya “kenapa kau pergi?”, tanya pelaku kepada istrinya itu.
Lalu korban masih diam dan tidak menjawab. Kemudian pelaku menendang korban ke pinggang kanan korban, dan karena pelaku melihat korban sesak nafas, pelaku sempat memberikan nafas buatan kepada korban, kemudian menggendong korban sambil mengayun-ayunkan.