Tolak Rujuk dan Minta Cerai, Istri di Kabupaten Paluta Dibakar Suaminya Pakai Pertamax
Medan, VIVA Medan – Seorang suami tegah membakar istrinya, karena sang istri menolak untuk rujuk dan meminta cerai. Peristiwa tragis itu, terjadi di rumah korban di Desa Aek Haruaya Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Pelaku berinisial HY alias SG (55) dan korban merupakan istri pelaku, berinsial NS (53). Keduanya, merupakan warga Desa Aek Haruaya Kecamatan Portibi, Kabupaten Paluta.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Iptu Bontor D Sitorus menjelaskan kronologi peristiwa itu, terjadi pada Minggu dini hari, 1 Februari 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Pembakaran ini, ternyata sudah diniatkan oleh pelaku, dengan membeli bahan bakar minyak (BBM) dengan jenis Pertamax di SPBU Gunungtua, Kabupaten Paluta, Sabtu malam, 31 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Lalu, HY pulang ke rumahnya dengan sebotol BBM tersebut.
"Lalu sekitar pukul 01.30 WIB, tersangka mengajak korban NS untuk membicarakan rumah tangganya yang selama kurang lebih satu tahun tidak harmonis," sebut Bontor, dalam keterangan persnya, Selasa 3 Februari 2026.
Berdasarkan pemeriksaan tersangka, Bontor mengatakan bahwa korban berubah sikap dan perilaku. Dimana korban diisukan telah menjalin hubungan dengan laki-laki lain. Namun, pada saat diajak berbicara maka korban meminta untuk bercerai dan sudah tidak bersedia hidup bersama dengan tersangka.
"Karena merasa emosi kemudian tersangka mengatakan “Kalau gitu mati aja kita berdua" sambil menyiram minyak pertamax ke tangan tersangka. Selanjutnya, menyiram minyak tersebut keseluh badan korban lalu tersangka memantikkan mancis tersangka ke baju korban yang sudah dilumuri minyak pertamax tersebut sehingga api menyala dan membakar tubuh korban," jelas Bontor.
HY, pelaku bakar istrinya di Kabupaten Paluta saat diamankan polisi.
- Ist/VIVA Medan
Melihat tubuhnya terbakar, korban berlari ke kamar mandi dan memadamkan api di tubuhnya dengan air. Selanjutnya, korban meminta tolong warga sekitar untuk dibawa ke Rumah Sakit terdekat, untuk mengobati luka bakar di tubuhnya itu.
"Sedangkan tersangka masih tetap berada didalam rumah. Kami menerima laporan kejadian itu, datang ke TKP dan mengamankan suami korban," kata Bontor.
Kini, pelaku bersama barang bukti, yakni satu buah botol air mineral ukuran 1,6 liter warna putih, satu potong baju kaos lengan pendek warna hitam milik tersangka, satu potong bra, warna hitam, satu potong baju daster warna merah tua motif bunga yang sudah robek dan sebagian bekas terbakar, sudah diamankan ke Polres Tapsel untuk proses hukum selanjutnya.