Ini Alasan Gubernur Sumut Menggratiskan Biaya Pendidikan di Kepulauan Nias

Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Medan, VIVA Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pada semester genap tahun 2026, secara resmi mengumumkan program sekolah gratis di atau menggratiskan biaya pendidikan di Kepulauan Nias. Kebijakan ini, bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut. 

img_title Tinjau Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat, Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Diperbaiki Oktober

Hal itu, diungkapkan oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Abdul Mu'ti, dalam acara Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 7 Medan, Jalan STM, Kota Medan, Minggu 4 Januari 2026.

Bobby Nasution membeberkan alasan Pemprov Sumut menggratiskan biaya pendidikan di Kepulauan Nias. Karena, masih ada terdapat desa yang tertinggal dan butuh perhatian khusus secara infrastruktur hingga pendidikan berkualitas. 

img_title Menteri Ekonomi Malaysia Terpukau Potensi Sumut dan Puji Kepemimpinan Bobby Nasution

"Di Kepulauan Nias masih ditemukan desa tertinggal yang butuh perhatian penuh. Kami akan menggratiskan biaya sekolah di sana, serta membangun sekolah unggulan dan sekolah rakyat untuk mendukung visi Presiden," jelas mantan Walikota Medan itu.

Selain Kepulauan Nias, Bobby Nasution mengatakan pihaknya juga menetapkan program sekolah gratis di daerah terkena dampak bencana alam, yakni Kabupaten Langkat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng),Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dan Kota Sibolga.

img_title Dorong IMT-GT Lahirkan Proyek Konkret dan Investasi Berdampak, Gubernur Sumut: Manfaat Ekonomi Nyata bagi Daerah

Bobby Nasution mengungkapkan bahwa Pemprov Sumut mengambil langkah cepat untuk menjamin keberlangsungan pendidikan di tengah tantangan bencana alam. Tercatat, sebanyak 50 SMA/SMK di Sumut terdampak banjir dan longsor di awal tahun ini.

"Semester genap dimulai dan Pemprov Sumut sudah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Meski ada dua sekolah yang belum bisa beraktivitas maksimal karena dampak bencana yang besar, kami pastikan penanganan terus berjalan Pak Menteri," kata Bobby Nasution. 

Bobby Nasution juga mengapresiasi dukungan besar dari pemerintah pusat. Ia berharap sinergi ini dapat membawa anak-anak Sumut menjadi penyumbang 'emas' pada generasi Indonesia Emas 2045. 

"Kami ingin daerah kami memiliki SDM yang unggul. Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat bagi pendidikan di Sumut," sebut Gubernur Sumut.