Seorang Mahasiswi Tewas di Pantai Meat Danau Toba, Usai Menolong 4 Temannya yang Tenggelam

Ilustrasi tenggelam.
Sumber :
  • istockphoto.com

Toba, VIVA Medan – Seorang mahasiswi bernama Gita G Op Sunggu (19) tewas tenggelam di perairan Danau Toba. Tepatnya, di pantai II Desa Meat Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Sabtu 3 Januari 2026.

img_title Sukses Jadi Tuan Rumah IMT-GT Ke-32, Sumut Cetak Sejarah Baru Bentuk Forum Sumatera 10

Kapolsek Balige, AKP. Libertius Siahaan, menjelaskan kronologi kejadian berawal korban bersama 31 remaja Gereja GPDI Silando mengadakan acara liburan sekaligus pembubaran Panitia Natal Gereja GPDI Silando tahun 2025.

Lalu menggunakan dua mobil dan sepeda motor, puluhan remaja tersebut menuju lokasi kejadian sembari berlibur dan tiba di Pantai II Danau Toba Desa Meat Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, sekira pukul 11.30 WIB.

img_title Menteri Ekonomi Malaysia Terpukau Potensi Sumut dan Puji Kepemimpinan Bobby Nasution

"Setelah tiba, Rombongan melaksanakan ibadah di sekitar lokasi warung milik Jandri Simanjuntak yang merupakan Kepala Desa Meat. Usai kebaktian, dilanjutkan dengan kegiatan hiburan. Sebagian muda-mudi Gereja GPDI Silando berenang di Pantai II Danau Toba Desa Meat, yang tidak jauh dari lokasi pelaksanaan ibadah," jelas Libertius, Minggu 4 Januari 2026.

Selanjutnya, puluhan remaja gereja itu, menikmati keindahan alam Danau Toba, dengan berenang. Lalu, ada 4 muda-mudi, yakni Indah Pardede, Kristiani Rajagukguk, Icha Siburian dan Gicha Op Sunggu tenggelam di sekitar Pantai tersebut. 

img_title Optimalkan Program UCJ, Disnaker Sumut Dorong Keterlibatan Pemerintah Kabupaten/Kota Hingga Perusahaan

Libertius mengungkapkan melihat keempat temannya tenggelam, korban Gita G Op Sunggu dan beberapa orang temannya berusaha menolong keempat temannya yang tenggelam tersebut. 

"Diduga karena kelelahan Gita G Op Sunggu tenggelam di sekitar Pantai. Diduga karena kelelahan Gita G Op Sunggu tenggelam di sekitar Pantai. Sementara ke empat temannya akhirnya bisa di selamatkan," sebut Libertius.

Kemudian, sekitar Pukul 16.40 WIB, Libertius menjelaskan korban berhasil ditemukan dan dievakuasi di sekitar lokasi Pantai dalam keadaan meninggal dunia. Proses evakuasi korban dilakukan Polsek Balige dan masyarakat sekitar. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit HKBP Balige.

"Sebelum melaksanakan kegiatan. Rombongan tidak ada melakukan pemberitahuan kepada pemerintah setempat mengenai kegiatan Perayaan tahun Baru maupun Pembubaran Panitia Natal," kata Libertius.

Libertius mengungkapkan orang tua korban Marsala Boru Sihombing dan pihak keluarga menerima kematian korban serta membuat surat pernyataan di Polsek Balige untuk selanjutnya mayat korban dapat dibawa pulang dan dimakamkan. 

Halaman Selanjutnya
img_title