KAI Sumut Prediksi Terjadi Lonjakan Penumpang Hari Terakhir Nataru, Diperkirakan Bakal Angkut 10 Ribu Lebih Pelanggan
- dok KAI Sumut
Medan, VIVA Medan – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut memprediksi akan terjadi penempatan penumpang, diperkirakan aktivitas penumpang, Minggu 4 Januari 2026, diatas 10 ribu penumpang lebih. Mengingat aktivitas sekolah sudah kembali normal pada Senin 5 Januari 2026.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan bahwa masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ( Nataru ), Minggu 4 Desember 2026, sebanyak 9.981 pelanggan telah menggunakan jasa kereta api untuk kembali ke kota asal maupun menuju destinasi kerja.
“Proyeksi jumlah pertumbuhan penumpang masih sangat dinamis, karena sejumlah jadwal perjalanan KA tiketnya masih cukup tersedia, serta mengingat aktivitas perkantoran dan sekolah akan kembali normal pada Senin esok,” ucap Anwar.
Anwar menjelaskan bahwa memprediksi angka tersebut akan terus meningkat hingga penghujung hari, melebihi jumlah penumpang hari terakhir Angkutan Nataru 2024/2025 atau tahun sebelumnya yang melayani 10.834 penumpang.
“Prediksi tersebut terlihat dari pergerakan penumpang pada kemarin Sabtu 3 Januari 2026. Dimana dalam sehari total pelanggan yang dilayani mencapai 11.182 penumpang,” kata Anwar.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tiket pada beberapa perjalanan KA favorit seperti KA Putri Deli, KA Siantar Ekspres, dan KA Sribilah Utama Tambahan yang mencapai okupansi 100 persen. Kendati demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena kursi pada KA Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat Pergi Pulang (PP) dan KA Datuk Blambangan yang menghubungkan Kota Tebing Tinggi dengan Kabupaten Batu Bara terpantau masih tersedia.
Bagi calon penumpang yang kehabisan tiket pada jadwal favorit, KAI Divre I Sumut mengimbau untuk memanfaatkan jadwal perjalanan KA yang lain atau bisa dengan memanfaatkan teknologi untuk mencari rute alternatif.
“Pelanggan dapat mengoptimalkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI untuk mengombinasikan jadwal perjalanan secara bersambung, sehingga tetap bisa mencapai kota tujuan pada waktu yang diinginkan dengan efisien,” jelasnya.
Guna menjaga kondusivitas selama perjalanan, KAI mengimbau para pengguna jasa untuk membawa barang bawaan secukupnya agar tidak menyulitkan mobilitas di area publik. Penumpang diharapkan selalu waspada terhadap barang pribadi guna menghindari risiko tertinggal, baik di lingkungan stasiun maupun di dalam kabin kereta.