Remaja Putri Berusia 15 Tahun Ditemukan Tewas di Perkebunan Simalungun Diduga Korban Pembunuhan

Polsek Serbalawan saat mengevakuasi jenazah remaja diduga korban pembunuhan.
Sumber :
  • dok Polsek Serbalawan

Simalungun, VIVA Medan –Seorang remaja putri bernama Zahra Rahmadhani (15) ditemukan tewas di perkebunan karet, di Jalan Simpang Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, Minggu sore, 28 Desember 2025 sekira pukul 17.00 WIB. 

img_title Tak Diberi Uang, Pria di Simalungun Curi Motor Kakak Kandung dan Berakhir di Sel Penjara Polsek Bandar Huluan

Peristiwa penemuan jenazah seorang pelajar itu, dibenarkan oleh Kapolsek Serbalawan, Iptu Gunawan Sembiring. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian itu, turun melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti hingga memeriksa saksi-saksi. 

"Iya benar, masih penyelidikan dengan memeriksa pelapor dan saksi serta amankan barang bukti," ungkap Gunawan, dalam keterangannya, Senin 29 Desember 2025.

img_title Dari Plang Ecobrick hingga Peringatan Maulid Nabi, Ini Ragam Aksi Inspiratif Mahasiswa KKN UINSU di Simalungun

Barang bukti diamankan petugas kepolisian berupa 2 batang ubi berukuran 90 Cm dan 60 cm, 3 lembar uang Rp 2 ribu, 2 lembar Rp 1 Ribu, 2 keping uang Rp 500, 1 keping uang Rp 1 ribu dan 1 unit handphone android merk ZTE. 

Sedangkan, jasad korban yang merupakan warga Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun itu, sudah dievakuasi petugas kepolisian ke Rumah Sakit (RS) untuk dilakukan otopsi. 

img_title Turnamen Catur SIWO PWI Sumut-STOK Bina Guna Dimulai, Ajang Bibit Masa Depan Catur Sumut

Gunawan menjelaskan keterangan orang tua korban, berinsial ND bercerita anaknya belum pulang ke rumah, sejak pamit pergi Minggu pagi, 28 Desember 2025, hingga pukul 16.10 WIB. Lalu, orang tua korban mencari dan bertanya kepada teman-teman korban, namun tidak ada mengetahui keberadaan Zahra Rahmadhani. 

"Tetapi berselang beberapa menit kemudian teman korban mengirim berita melalui WhatsApp tentang ada penemuan mayat di Jalan Simpang Dolok Ulu. Orang tua korban terkejut dan saling mengatakan kalau foto mayat itu sesuai dengan ciri-ciri anaknya tersebut," jelas Kapolsek Serbalawan. 

Atas penemuan jasad korban tersebut, orang tua membuat laporan polisi ke Poslek Serbalawan untuk dilakukan penyelidikan, diduga kuat menjadi korban pembunuhan dan agar segera pelaku diungkapkan serta ditangkap polisi.