Dua Sosok Muda Akbar Himawan dan Rahmaddian Shah Mencuat Jelang Musda, Layak Pimpin Golkar Sumut

Rahmaddian Shah dan Akbar Himawan Buchari.
Sumber :
  • Ist/VIVA Medan

Medan, VIVA Medan  –  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih ketua definitif menggantikan Musa Rajekshah. Di tengah proses konsolidasi isu internal agar Golkar Sumut dipimpin oleh figur muda yang memiliki rekam jejak organisasi, kapasitas politik, dan daya jangkau nasional menguat. 

img_title Medan Jadi Tuan Rumah Munas BEM Politeknik, Rico Waas Ajak Mahasiswa Perkenalkan Potensi Kota

Sosok Akbar Himawan Buchori dan Rahmaddian Shah , disebut berpotensi untuk memajukan Golkar Sumut. “Keduanya mewakili generasi baru Golkar Sumut, namun dengan latar dan kekuatan yang berbeda,” ucap fungsionaris Partai Golkar di Sumut, Ramadius, Minggu 28 Desember 2025.

Diketahui, Akbar Himawan Buchari dikenal sebagai kader Golkar yang saat ini menjabat Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Posisi menunjukkan Akbar adalah figur muda dengan jejaring nasional yang kuat, baik di kalangan pengusaha maupun pemerintah.

img_title Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Banjir Rob di Pesisir Kota Medan

"Akbar juga memiliki pengalaman politik sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Sumut era Ngogesa Sitepu. Dia juga mantan anggota DPRD Sumatera Utara. Secara historis relevan dengan Golkar," katanya.

Sementara Rahmaddian Shah disebut sebagai sosok dengan kekuatan struktural yang nyata di daerah. Selain menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Rahmaddian juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan . Di bawah kepemimpinannya, Golkar Medan mampu menaikkan suara pada Pemilu 2024 dan menjadikan Golkar sebagai pimpinan di DPRD Kota Medan.

img_title Intip Keseruan Wali Kota Medan Hadiri Pernikahan Digelar di CFD

“Komitmen politik kerakyatan sering kali ditunjukkan melalui aktivitas sosial dan konsolidasi basis akar rumput, sejalan dengan Golkar sebagai partai yang dekat dengan masyarakat,” ujar Ketua MDI Medan ini.

Kehadiran Akbar disebutnya menjawab kebutuhan partai terhadap figur yang tetap mampu menjembatani kepentingan daerah dengan pusat, sekaligus memperluas daya tawar Golkar Sumut di tingkat nasional. Sedangkan Rahmaddian dapat menjaga ritme partai yang terus bertumbuh di masyarakat akar rumput. 

“Pascakepemimpinan Musa Rajekshah, musda ini dapat membangun jalur regenerasi dengan kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika politik dan sosial ekonomi di masyarakat saat ini,” terangnya.

Selain itu, kata dia, Golkar Sumut membutuhkan pemimpin yang mampu melakukan konsolidasi di seluruh daerah, menjaga soliditas internal, serta memulihkan dan memperluas kepercayaan masyarakat. 

Halaman Selanjutnya
img_title