Pemprov Sumut Angkat Bicara Terkait Isu ASN Wajib Beli Cabai Merah yang Didatangkan dari Jawa

Pemprov Sumut datangkan 50 ton cabai merah asal Jawa.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Medan, VIVA Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut angkat bicara, terkait isu beredar menyebutkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut, wajib membeli cabai merah, yang didatangkan dari Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng).

img_title Ini Agenda Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Sumatera Utara

Cabai merah didatangkan tersebut, sekitar 50 ton, yang dilakukan Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa (PD-AIJ) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Sumut, untuk mengendalikan harga cabai yang meroket. 

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Hutagalung meluruskan Isu ASN wajib beli cabai merah tersebut, Ia menegaskan surat tersebut tidak pernah menyebutkan kewajiban ASN untuk membeli cabai merah.

img_title Jaga Inflasi dan Daya Beli Warga, Pemko Medan Dorong TPID Ambil Langkah Antisipatif Berbasis Data

“Di dalam surat itu hanya menawarkan, jadi tidak ada kewajiban untuk membeli cabai merah,” sebut Poppy Hutagalung, dalam keterangan persnya, Jumat 24 Oktober 2025.

Poppy mengatakan ASN juga merupakan konsumen yang sah saja untuk membeli cabai tersebut. Sehingga seharusnya tidak ada masalah."ASN juga kan konsumen, jadi tidak ada masalah, saya tegaskan juga sekali lagi tidak ada kewajiban untuk membeli cabai,” sebut Poppy.

img_title Update Terbaru Dampak Erupsi Gunung Sinabung: 55 Penerbangan di Bandara Kualanamu Dibatalkan, 6 Penyesuaian dan 11 Delay

Dimana, Pemprov Sumut menjamin rencana intervensi pengendalian inflasi dengan membeli cabai merah dari Pulau Jawa tetap lancar dan berjalan baik. 

Direktur Utama PD-AIJ, Swangro juga membantah banyak cabai merah yang rusak. Adapun cabai merah yang rusak hanya sebagian kecil, jumlahnya tidak banyak.

“Menjawab pemberitaan yang menyebut bahwa banyak cabai merah yang kurang baik, kami kira tidak benar, memang ada sedikit cabai merah yang rusak selama perjalanan, jumlahnya tidak banyak, adapun yang rusak sedikit itu akan diretur, karena sesuai dengan kontraknya apabila rusak akan dikembalikan," jelas Swangro. 

Swangro optimis, langkah intervensi ini dapat mengendalikan angka inflasi Sumut. Lagipula, belum semua cabai merah yang datang, masih ada dua tahap lagi. Diharapkan dengan seluruh cabai merah yang akan datang, harga cabai merah dapat berangsur turun.

Oleh sebab itu, Ia mengajak seluruh pihak turut mendukung langkah Pemprov Sumut terkait pengendalian inflasi. “Kami harap semua pihak turut mendukung langkah cepat Pemprov Sumut ini," kata Swangro.

Halaman Selanjutnya
img_title