2 Pemuda Tenggelam di Danau Toba Samosir Tewas, Berjarak 5 Meter dari Posisi Berenang

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam di Danau Toba.
Sumber :
  • Tangkapan layar/VIVA Medan

VIVA Medan - Tim SAR menemukan dua pemuda yang tenggelam di perairan Danau Toba, Kabupaten Samosir dalam keadaan meninggal dunia Senin 2 September 2025. Posisi keduanya ditemukan berjarak 5 meter dari titik dilaporkan tenggelam pada Sabtu 20 September 2025.

img_title 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Begini Kronologinya dan Jejak Terakhir

Kedua korban meninggal dunia yakni Jendri Pardede (25) dan Owen Siregar (24) ditemukan di perairan Desa Siogung-ogung Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Tim Operasi SAR Nasional yang dipimpin oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Danau Toba setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menuturkan, korban pertama berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan cara penyelaman berjarak sekitar 5 meter dari lokasi awal kejadian pada pukul 09.45 WIB. Tidak berselang lama, korban kedua kembali ditemukan di lokasi yang tidak jauh dari lokasi korban pertama ditemukan. Kedua jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

img_title Ribuan Peserta Paduan Suara Siap Bertarung The Caldera Culture Festival 2026 di Kabupaten Samosir

“Kami bersama seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi SAR Nasional telah berupaya maksimal dalam pencarian ini. Puji syukur seluruh korban akhirnya berhasil ditemukan dan bisa segera dipulangkan kepada pihak keluarga," tutur Hery.

Peristiwa kedua korban tenggelam ini berawal pada Sabtu 20 September 2025 sore ketika dilaporkan tenggelam saat sedang mandi dan berenang di sekitar perairan Desa Siogung-ogung Kec. Pangururan, Kabupaten Samosir. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melapor ke pihak berwenang hingga kemudian Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan mengerahkan Personel Pos SAR Danau Toba untuk melakukan operasi SAR.

img_title The Kaldera Festival Resmi Diluncurkan, BPODT Perkuat Ekosistem Seni dan Pariwisata Danau Toba

Sejak laporan diterima, Tim Operasi SAR Nasional yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Danau Toba, TNI, Polri, BPBD, Tomado Rescue, Potensi SAR serta aparat desa setempat melaksanakan pencarian dengan membagi area menggunakan perahu karet, penyelaman, serta penyisiran di sepanjang tepian Danau Toba.

"Kami menghimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan Danau Toba agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, khususnya saat berenang atau menggunakan transportasi air,” ujarnya.