Sosialisasi MBG di Tapteng, Anggota DPR RI Sihar Sitorus Kawal Pemerataan Gizi

Sosialisasi program MBG di Tapanuli Tengah.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disosialisasikan kepada masyarakat di Pondok Pesantren Al-Mukhlishin, Desa Lumut, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah. Sosialisasi program MBG ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola hidup sehat sejak dini.

img_title MBG Sejumlah Sekolah Disetop Sementara Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sosialisasi program MBG ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Sihar P.H. Sitorus, bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat, Minggu 14 September 2025. Dalam sambutannya, Sihar Sitorus menegaskan bahwa program MBG adalah wujud nyata perhatian pemerintah dalam memastikan akses gizi yang merata, khususnya bagi anak-anak usia sekolah, ibu hamil, dan lansia.

Ia menekankan bahwa penyediaan makan bergizi gratis bukan sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas Indonesia 2045. “Anak yang sehat hari ini adalah pemimpin bangsa esok hari. Karena itu, pemenuhan gizi harus kita jadikan prioritas,” ujar Sihar Sitorus.

img_title Permintaan Ayam di Sumut Meningkat Gara-Gara MBG, KPPU Ingatkan Petingnya Keseimbangan Pasokan

“Program MBG disusun dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) agar setiap penerima manfaat memperoleh asupan nutrisi sesuai kebutuhan,” lanjutnya.

Selain meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, program ini juga memberikan dampak ekonomi lokal, dengan melibatkan tenaga kerja sekitar. Setiap Sentra Penyedia Program Gizi (SPPG) mampu melayani 3.000–4.000 penerima manfaat sekaligus menyerap 45–50 tenaga kerja lokal.

img_title Bank Sumut - Pemkab Taput Targetkan Penguatan Ekonomi Petani dan UMKM dari Modal Hingga Hilirisasi

Hingga kini, tercatat 239 SPPG telah beroperasi di Sumatera Utara, termasuk 9 SPPG di Kabupaten Tapanuli Tengah. Pemerintah menargetkan agar pada akhir 2025, manfaat program MBG dapat dirasakan di seluruh wilayah Indonesia.

Tak hanya menghadirkan anggota DPR RI, sosialisasi ini juga melibatkan BGN, Camat Lumut, Lurah, tenaga kesehatan, serta tokoh agama, yang bersama-sama mengajak masyarakat untuk aktif mendukung keberhasilan program ini. Melalui sosialisasi ini, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bersinergi menjaga kualitas gizi, sekaligus memperkuat komitmen menuju Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing global.