Alumni SMA Matauli Sebut Muryanto Amin Rektor USU Berprestasi
- dok USU
VIVA Medan –Sebagai Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2021-2026, Prof. Dr, Muryanto Amin dinilai sebagai sosok yang berprestasi. Muhri Fauzi Hafiz selaku Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMA Matauli (DPO PP IKAMA) yang menilai sosok Muryanto Amin sebagai Rektor yang teruji dan berprestasi.
"Ya, informasi prestasi USU di bawah kepemimpinan Muryanto Amin dan kawan-kawan, bukanlah informasi ekslusif atau rahasia. Jika kita ketik saja di google, pasti keluar, dan itu faktual bukan fiktif," kata Muhri dalam keterangan yang diterima pada Minggu 14 September 2025.
"Misalnya soal akreditasi, di mana diketahui ada 28 prodi di USU akreditasi internasional dan 81 program studi lainnya akreditasi unggul. Lalu soal kerjasama dengan pemerintah, lembaga, badan usaha, diketahui terus berkembang pesat. Ya sekali lagi, ini prestasi yang tidak bisa diabaikan," sambungnya.
Jika ada kabar dan informasi soal Muryanto Amin tidak layak pimpin USU, bagi Muhri, hal itu perlu informasi pembanding. "Menjadi rektor pada kampus terbaik di Sumatera Utara ini, bukanlah sesuatu yang gampang, sosok Rektor juga harus mampu mengikuti dinamika dari situasi kekinian di dalam dan di luar kampus, sehingga memang harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan semua pihak, termasuk kepala daerah, pejabat negara/daerah, pihak swasta dan masyarakat Internasional," katanya.
"Saudara Muryanto Amin sudah membuktikannya," tambah Muhri menegaskan.
"Beberapa alumni SMA Matauli yang di dalam kampus USU mengakui, Muryanto Amin berprestasi dan baik. Saya ada tanya ke Alumni," imbuhnya.
Ia menambahkan, jika ada informasi atau opini yang mengandung disinformasi, fitnah dan kebencian, sudah sepatutnya hal itu diakhiri. Sebab, informasi/berita yang mengandung unsur itu berbahaya, dapat memprovokasi dan bahkan parahnya menjadi alat pembunuhan karakter.
Soalnya, tidak semua anggota masyarakat di ranah publik memiliki kemampuan memahami informasi dengan pemahaman yang baik. "Jika sosok Muryanto Amin sebagai Rektor USU saat ini terus-menerus di-bully dengan muatan disinformasi, fitnah dan kebencian, yang terdampak itu banyak," katanya.
"Jadi memang, janganlah hal itu menjadi peristiwa yang membuat USU dalam perhatian, pergunjingan yang tidak sehat. Tahan diri dan sabar," pungkasnya.