Festival Bunga dan Buah Karo 2025 Berjalan Sukses, BPODT : Business Matching Terbesar dan Inovatif
- dok Pemprov Sumut
VIVA Medan –Festival Bunga dan Buah Karo 2025, berjalan sukses dan meriah, dihadiri sekitar 80 ribu pengunjung. Otomatis mendorong rantai bisnis baru yang menggeliatkan roda ekonomi masyarakat.
Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) mengapresiasi Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, dan penyelenggara atas suksesnya, Festival Bunga dan Buah Karo, yang berlangsung 31 hingga 2 Agustus. Yang diperkirakan putaran uang mencapai Rp 6 miliar.
Apresiasi tersebut, disampaikan oleh Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPODT, Raja Malem Tarigan, dalam keterangan persnya, Selasa 5 Agustus 2025.
Raja mengungkapkan bahwa Festival Bunga dan Buah Karo 2025 ini, juga menghadirkan kegiatan business matching yang mempertemukan pelaku UMKM lokal dengan para eksportir. Inisiatif ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk pertanian unggulan dari Karo.
"Business Matching ini adalah terbesar inovatif dari Bapak Bupati," sebut Raja.
Direktur BPODT, Raja Malem Tarigan (tengah).
- dok BPODT
Raja menjelaskan festival ini, bukan hanya perayaan budaya dan potensi alam, tetapi juga menjadi rantai bisnis baru, serta mendorong ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.
Dalam kegiatan tersebut, juga tercapai kesepakatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo dan sejumlah eksportir, yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk distribusi produk ke pasar ekspor dan ritel modern.
Raja mengatakan festival ini, berjalan sukses dan meriah ini. Tidak lepas kerja keras dari Bupati Karo bersama timnya dan penyelenggara.
"Kami melihat langsung bagaimana Bupati Karo menunjukkan komitmen luar biasa terhadap kesuksesan festival ini. Saya pribadi turut mendampingi beliau hingga H-1 pukul 12 malam, untuk memastikan seluruh persiapan mulai dari venue, booth UMKM, penataan ruang, hingga kesiapan teknis lainnya berjalan lancar dan optimal," kata Raja.
Festival ini, menjadi bukti nyata bahwa event pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi lokal, dengan perputaran uang dan aktivitas bisnis yang melibatkan berbagai pelaku dari UMKM, petani, hingga sektor pariwisata.
Raja mengatakan Bupati Karo yang telah menyatakan komitmennya untuk mempersiapkan Festival Bunga dan Buah 2026 sejak jauh-jauh hari. Dengan perencanaan lebih matang, promosi bisa dilakukan lebih panjang, dan potensi kunjungan wisatawan akan semakin besar.