Rentan Terkena Penyakit, Tercatat 91 Ribu Anak di Sumut Tak Pernah Diimunisasi

Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

VIVA Medan – Dari jumlah keseluruhan 289.000 anak di Sumatera Utara (Sumut), tercatat sebanyak 91.636 atau 24% anak zero-dose atau anak-anak, yang belum pernah divaksin atau diimunisasi. 

img_title Permintaan Ayam di Sumut Meningkat Gara-Gara MBG, KPPU Ingatkan Petingnya Keseimbangan Pasokan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, juga mencatat dari Januari hingga Juli 2025, diprediksi meningkat menjadi 96.806 anak yang belum pernah divaksin imunisasi. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan melakukan intervensi langsung. 

Apalagi, data dari Kementerian Kesehatan RI, menyebutkan, bahwa kelompok zero-dose ini berisiko tinggi terhadap penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, seperti campak, difteri, polio, dan tetanus.

img_title Tercatat 47 Kali Karhutla di Sumut, dengan Area Terbakar Capai 273,87 Hektar

Hal tersebut, terungkap dalam Rapat Percepatan Penurunan Jumlah Anak Zero-Dose, yang dipimpin Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu dan Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong, di Ruang Rapat 2, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Jum'at 25 Juli 2025.

Intervensi langsung ini dilakukan dengan cara datang langsung ke keluarga yang anaknya yang tergolong zero-dose, memaksimalkan peran Posyandu dan Puskesmas. Untuk itu, perlu kelompok yang bisa mengakses hingga ke unit terkecil masyarakat.

img_title Ini Agenda Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Sumatera Utara

“Di PKK itu kita punya Dasawisma, kelompok terkecil yang bisa menjangkau hingga keluarga, kita akan memaksimalkannya mengatasi zero-dose, selain itu juga memaksimalkan Posyandu,” ucap Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu.

Selain dasawisma, Kahiyang Ayu juga mengatakan intervensi ini juga akan berkolaborasi dengan komunitas-komunitas, serta Non Governmental Organization (NGO). Apalagi, sebagian besar anak yang tergolong zero-dose berada di wilayah-wilayah terpencil.

“Kita tentu perlu mengidentifikasinya terlebih dahulu dan ini membutuhkan resource yang cukup besar karena itu kita bekerja sama dengan komunitas dan juga NGO, apalagi sebagian besar anak-anak kita yang tidak tersentuh vaksin itu ada di wilayah terpencil,” kata Kahiyang Ayu.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut Muhammad Faisal Hasrimy mengatakan hingga Juli 2025 diprediksi anak yang tergolong zero-dose menjadi 96.806 jiwa. Sehingga ini perlu menjadi perhatian khusus, karena bisa berdampak besar pada kesehatan masyarakat.

Anak-anak yang tidak divaksin berisiko besar terkena penyakit seperti hepatitis, polio, tuberkulosis, difteri dan lainnya. Dan yang lebih buruknya, penyakit yang sebelumnya sudah bisa diatasi seperti polio, difteri dan lainnya bepotensi kembali muncul.

Halaman Selanjutnya
img_title