Di Tengah Tren Padel & Pickleball, Rico Waas Tegaskan Pesona Tenis Meja di Medan Tetap Tak Tergantikan
- dok Pemko Medan
Sebagai salah satu penggemar tenis meja, Rico Waas menilai olahraga ini juga menjadi sarana melatih kecepatan berpikir dan refleks tubuh. Setiap reli bola berlangsung sangat cepat sehingga pemain harus mampu mengambil keputusan dalam waktu satu hingga dua detik.
Pemerintah Kota Medan pun mengapresiasi penyelenggaraan turnamen antar-PTM tersebut. Rico Waas berharap kompetisi serupa dapat digelar dengan skala yang lebih besar dan menghadirkan lebih banyak kategori pertandingan sebagai wadah pembinaan atlet muda.
"Intinya yang kami harapkan adalah tumbuh banyak bibit atlet muda yang ke depannya akan mewarnai kejuaraan tenis meja di Kota Medan. Selamat kepada para pemenang turnamen tahun 2026 ini. Semoga ini menjadi pemantik semangat baru untuk menjadi atlet kebanggaan Kota Medan," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua PTMSI Medan Hendra Irsan menyampaikan turnamen Tenis Meja antar PTM se Kota Medan semester I memperebutkan piala Wali Kota Medan ini telah berlangsung dari tanggal 18 Juli 2026. Turnamen ini diikuti oleh 30 PTM dengan jumlah peserta per kategori yakni untuk kategori tunggal pra-anak U-15 ada 21 orang. Kategori ganda divisi 11 ada 54 pasang.
"Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan dapat menjadi wadah evaluasi bagi para pelatih dan klub tenis meja di Kota Medan untuk melihat sejauh mana perkembangan performa atlet mereka. PTMSI Kota Medan juga berharap sinergi antara lembaga pendidikan, klub, dan pengurus olahraga dapat terus ditingkatkan demi kemajuan olahraga tenis meja di masa depan," jelasnya.
Selanjutnya, Wali Kota Medan Rico Waas menyerahkan hadiah dan piala untuk para pemenang dalam turnamen Tenis Meja antar PTM ini. Selain itu Rico Waas juga melakukan pertandingan exibisi dengan Ketua PTMSI Medan Hendra Irsan.