27 Tahun Nakhodai HDCI Sumut, Ijeck Serahkan Jabatan Ketua ke Tengku Rinel untuk Regenerasi Kepemimpinan

Para peserta Musda HDCI Sumut.
Sumber :
  • dok HDCI Sumut.

Deli Serdang, VIVA MedanMusa Rajekshah pamit dari jabatannya sebagai Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ia menyebutkan sudah regenerasi dilakukan di dalam tubuh organisasi pencinta motor gede ini.

img_title Dari Guru hingga Kursi Wagub, Surya Beberkan Resep Kepemimpinan di Depan Taruna Akmil

Hal itu diungkapkan oleh Musa Rajekshah dalam Musyawarah Daerah ( Musda ) HDCI Sumut, digelar di Hotel Pancur Gading, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu 25 April 2026.

Musa Rajekshah mengungkapkan bahwa estafet pimpinan HDCI Sumut kini dinakhodai oleh Tengku Rinel. Kemudian HDCI Kota Medan dipimpin oleh Musa Arjianshah dan Kabupaten Deliserdang dijabat oleh Simon.

img_title Pesan Wagub Sumut di Jambore Daerah XI Sumut 2026: Perluas Persahabatan Hingga Pengembangan Kepemimpinan

"Saya pamit dari jabatan Ketua HDCI Sumut. Saya tidak meninggalkan HDCI, tetapi hanya jabatan yang saya tinggalkan. Semangat masih terus membara bersama HDCI," ucap Musa Rajekshah.

Pria yang karib disapa Ijeck ini menjabat sebagai Ketua HDCI Sumut sejak tahun 1999 hingga 2026. Ijeck mengatakan, saat ini tidak lagi bisa mengendalikan organisasi motor HDCI, karena kesibukannya sebagai Anggota DPR RI.

img_title Bangun Masjid Lafran Pane, Ketua Badko HMI Sumut Sebut Ijeck Satu-satunya Sosok yang Peduli Pendiri Himpunan

Ada banyak tugas penting yang berkaitan dengan masyarakat yang harus dilakukan, kata Ijeck, semangat dan kepedulian tetap melekat di HDCI.

“Saya juga menyadari saya tidak punya banyak waktu untuk mengurusi hal lain bahkan HDCI tidak terfokus. Tidak menjadi ketua bukan berarti berarti meninggalkan HDCI. Setiap organisasi perlu namanya regenerasi,” jelasnya. 

Eks Ketua HDCI Sumut, Musa Rajekshah.

Photo :
  • dok HDCI Sumut.

Selama Ijeck memimpin HDCI Sumut memiliki aturan yang ketat. Jikalau ada  kader yang tidak tertib dan melanggar aturan organisasi, dirinya tidak memandang bulu, dan langsung mengeluarkan oknum tersebut.

“Kita harus ada ketegasan berorganisasi kalau ada anggota yang tidak tertib dengan organisasi langsung kita keluarkan,” kata dia.

Menurut Ijeck, hobi motor bukan berarti membeda-bedakan jenis kendaraannya. Setiap pengendara harus saling bersilaturahmi, karena motoran indentik dengan salam satu aspal.

"Organisasi berjalan dengan baik. Tidak mau dianaktirikan, kita naik motor sama-sama hujan dan panas, mau motornya motor tua atau terbaru," ungkapnya.

Apalagi, kata Ijeck HDCI Sumut, tidak harus memiliki motor Harley-Davidson untuk bergabung. Pasalnya, ia menerapkan prinsip untuk saling bersilaturahmi sesama organisasi motor.

Halaman Selanjutnya
img_title