FIFA Peace Prize untuk Donald Trump Tak akan Dicabut, Gianni Infantino: Dia Pantas Mendapatkannya

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - FIFA menegaskan penghargaan FIFA Peace Prize yang diberikan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tidak akan dicabut meski menuai kritik luas dari organisasi advokasi global. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada awal Februari 2026 dalam wawancara dengan Sky News, menyusul desakan agar FIFA menarik penghargaan yang diberikan saat undian Piala Dunia 2026 di Washington, D.C., pada Desember 2025.

img_title Bocoran 26 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Tak Masuk?

Penghargaan perdamaian edisi perdana FIFA itu diberikan kepada Trump setelah dirinya dinilai berkontribusi dalam upaya mempromosikan perdamaian global. Dalam pidato penyerahan trofi, Infantino menyebut dunia membutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan masyarakat dan menunjukkan kepedulian terhadap kemanusiaan.

Namun keputusan tersebut langsung memicu kontroversi. Sejumlah kritikus menilai pemberian penghargaan kepada tokoh politik aktif berpotensi mencederai prinsip netralitas FIFA sebagai organisasi olahraga internasional.

img_title Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Medan Padati Nobar Bareng Wali Kota Rico Waas

Kritik semakin menguat setelah berbagai kebijakan luar negeri Trump dinilai kontroversial oleh sebagian kalangan. Infantino menegaskan tidak ada perubahan sikap dari FIFA terkait penghargaan tersebut. Ia menyatakan Trump layak menerima FIFA Peace Prize berdasarkan perannya dalam upaya mencapai gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

“Secara objektif, dia pantas mendapatkannya,” kata Infantino, sebagaimana dilaporkan The Guardian.

img_title Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Argentina 1-0, Gelar Kedua Sejak 2010

Ia menambahkan bahwa peran tersebut dinilai membantu menyelamatkan ribuan nyawa dalam konflik yang berlangsung. Kontroversi semakin berkembang setelah organisasi advokasi global FairSquare mengajukan pengaduan resmi kepada Komite Etik FIFA.

Mereka menilai pemberian penghargaan tersebut melanggar prinsip netralitas politik organisasi serta menyoroti kedekatan hubungan antara Infantino dan Trump, termasuk isu dukungan terhadap pencalonan Nobel Peace Prize.

Isu ini menjadi sorotan karena Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah turnamen. Infantino sebelumnya juga mengumumkan bahwa Trump dijadwalkan turut menyerahkan trofi kepada kapten tim juara pada final yang berlangsung 19 Juli 2026. Infantino menyatakan trofi Piala Dunia nantinya akan diberikan bersama Presiden Amerika Serikat sebagai kepala negara tuan rumah, sesuai tradisi penyelenggaraan turnamen.

Artikel ini sudah tayang di VIVA.co.id pada hari Minggu, 1 Maret 2026 - 19:02 WIB Judul Artikel : Gianni Infantino Tolak Cabut FIFA Peace Prize untuk Donald Trump: Dia Pantas Mendapatkannya Link Artikel : https://www.viva.co.id/bola/1883260-gianni-infantino-tolak-cabut-fifa-peace-prize-untuk-donald-trump-dia-pantas-mendapatkannya Oleh : Surya Aditiya