Dua Laga Terakhir Putaran Pertama Liga 2 2025/2026, Penentu Nasib Pemain Hingga Pelatih PSMS Medan
- dok PSMS Medan
Medan, VIVA Medan – Manajemen PSMS Medan akan melakukan evaluasi keseluruhan usai dua laga terakhir pada putaran pertama Liga 2 Indonesia musim 2025/2026. Dua laga tersebut, ayam kinantan akan berhadapan Sriwijaya FC dan Persikad Depok.
Pasca pertandingan itu, seluruh pemain hingga pelatihan PSMS Medan, Kas Hartadi ditentukan nasibnya, akan lanjut putaran kedua atau putus kontrak. Karena, klub sepakbola asal Kota Medan ini, memiliki misi besar lolos Liga 1 Indonesia musim depan.
"Kita akan segera lakukan evaluasi. Dua pertandingan ke depan menjadi penilaian terakhir," ungkap Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan kepada wartawan, Kamis 18 Desember 2025.
Fendi juga mengatakan dua laga ke depan akan menjadi penilaian terakhir menjemen terhadap para pemain dan pelatih untuk dievaluasi. "Penilaian bukan hanya di dalam lapangan saja, tetapi juga sikap kedisiplinan dan atitudenya sebagai seorang pemain pro," tegas Fendi.
Sesi latihan PSMS jelang pertandingan melawan Adhyaksa FC.
- dok PSMS
Sebutnya, dengan adanya evaluasi tegas yang dilakukan menejemen ini mampu membangkitkan PSMS Medan. "Kita berharap dengan adanya evluasi yang terukur, PSMS harusnya mampu mencapai hasil yang lebih maksimal," ujarnya.
Evaluasi yang dilakukan bukan tak beralasan. Seperti diketahui, dalam lima laga terahir tim berjuluk Ayam Kinantan itu hanya mampu meraih dua kali imbang dan tiga kali kalah, kondisi ini membuat PSMS semakin tergerus ke posisi bawah.
Saat ini PSMS Medan berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan perolehan 14 poin hasil 12 pertandingan yang sudah dilakoni. PSMS Medan hanya meraih 3 kemenangan, 5 hasil seri dan 4 kekalahan.