Sambo Tambah Emas dan Perak Sumut di PON Bela Diri 2025
- Istimewa/VIVA Medan
VIVA Medan - Cabor sambo menambah perbendaharaan medali kontingen Sumatera Utara (Sumut) pada PON Bela Diri 2025, dengan raihan emas dan perak, Senin 20 Oktober 2025. Raihan tersebut dipersembahkan Ilham Finaldin (emas) dan Armana Barus (perak).
Pada laga final yang digelar di Djarum Kaliputu Arena 2B, Senin, medali emas Ilham Finaldin diraih dari nomor combat 79 kg putra setelah mengalahkan Pramana atlet asal Jawa Tengah dengan skor 10-4.
Ilham yang turun di sudut biru sejak awal laga terus mendominasi, pukulan dan kuciannya terus membuahkan hasil hingga berakhirnya laga dengan skor 10-4 untuk atlet kebanggaan Sumatera Itu.
Sementara medali perak disumbangkan dari Sport 88 kg putra, Armana Barus yang di partai final harus mengakui keunggulan Ramadhan M dari DKI Jakarta dengan skor 1-9.
Hingga hari ketiga pelaksanaan cabor sambo, atlet sambo Sumut sudah berhasil menyumbangkan 2 emas, 5 perak dan 2 perunggu. Sumut masih berpotensi menambah medali pada hari terakhir pelaksanaan cabor sambo, Selasa 21 Oktober 2025 yang akan menurunkan dua atlet lagi.
Ketua KONI Sumut Hatunggal SIregar usai pengalungan medali kepada atlet sambo menyebutkan dirinya sangat mengapresiasi atlet sambo yang sampai saat ini sudah berhasil meraih dua medali emas.
Hal itu, kata dia, berkat kerja keras para atlet yang selama ini sudah menjalani latihan dengan keras. Demikian juga apresiasi diberikan kepada tim pelatih yang selama ini telah membimbing anak asuhnya dengan sabar sehingga berbuah manis di PON Bela Diri kali ini.
“Besok masih ada dua nomor lagi atlet kita yang akan turun di sambo. Semoga besok hasilnya juga positif seperti yang sudah mereka torehkan dalam dua hari ini. Terus semangat demi nama daerah,” katanya.
Sementara Ilham Finaldin, sang peraih emas sambo dari nomor combat 79 kg putra, mengaku, itu pencapaian yang luar biasa, mengingat pesaing-pesaingnya di nomor tersebut bukanlah atlet sembarangan.
Capaian emas di PON Bela Diri ini, kata dia, juga sebagai balasan dari PON 2024 Sumut-Aceh lalu yang hanya mampu meraih medali perunggu.