Pendekar Sumut Mulai Berlaga di PON Bela Diri 2025

Atlet pencak silat Sumut berlaga di PON Bela Diri 2025.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - Para pendekar Sumatera Utara (Sumut) mulai berburu medali di PON Bela Diri 2025, Kudus, Jawa Tengah, dari cabang olahraga pencak silat yang digelar di Djarum Arena 2B, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, Jumat 17 Oktober 2025. Sebanyak 271 atlet dari 34 provinsi dipastikan turun berlaga cabor pencak silat ini.

img_title Pengprov POBSI Sumut 2026-2030 Resmi Dilantik, Target Kejurnas Biliar dan Ambisi Gelar Kejuaraan Internasional

Jumlah tersebut mencerminkan antusiasme tinggi dari daerah untuk berpartisipasi dalam ajang nasional yang menjadi bagian dari PON Bela Diri 2025 ini. Pertandingan hari pertama menampilkan babak penyisihan kategori tanding. Kelas yang dipertandingkan cukup banyak, total ada 16 kelas.

Sumatera Utara sendiri pada hari pertama ini baru menurunkan lima pesilat. Kelimanya adalah Egi Pandira Sinaga (+50-55 kg putra) yang akan menghadapi Rony Rasya Putra dari Bengkulu, Alfin Nasril Khairi (+60-65 kg putra) menghadapi Ahmad Dzaki Atallah (Sumatera Selatan).

img_title Cetak Atlet Muda Berprestasi Lewat Open Turnamen Karate Piala Wali Kota Medan 2026

Kemudian, Albert Sembiring (+75-80 kg putra) melawan Muhammad Anis (Kalimantan Selatan), Dwi Anggraini (+60 -65 kg putri) yang akan menghadapi Resti Nur Hasana dari Sulawesi Tenggara dan M.Sayyid Sabiq (+70-75 kg putra) menghadapi Alham Ahmad Yudasti dari Sulawesi Selatan).

Ketua IPSI Sumut, Dahliana menyebutkan semua pesilat sudah siap berlaga demi menambah pundi pundi medali Sumatera Utara. Semua atlet juga terus diingatkan untuk berlaga semaksimal mungkin dan tetap menjunjung sportivitas.

img_title Dorong Lahirnya Bibit Atlet Berprestasi, Pemko Medan Terus Perbanyak Ruang Kompetisi Olahraga

“Tadi pagi satu pesilat kita atas nama Pandira Sinaga berhasil mengalahkan lawannya Rony Rasya Putra dari Bengku. Empat lagi baru bertanding nanti sore, mudahan mudahan semuanya menang dan melangkah ke babak selanjutnya,” katanya.

Technical Delegate Pencak Silat, Agung Nugroho, menyebutkan, panitia menyiapkan tiga gelanggang untuk pelaksanaan babak penyisihan. Pertandingan akan dimulai dengan nomor tanding putra dan putri, sementara kategori seni atau jurus hanya mempertandingkan satu nomor untuk masing-masing gender.

Babak penyisihan dijadwalkan berlangsung selama lima hari sejak 17 Oktober dan mencakup tahapan penyisihan, semifinal, hingga final. Puncak pertandingan sekaligus penyerahan medali akan digelar pada Selasa, 21 Oktober 2025. “Seluruh kelas akan melangsungkan final bersamaan pada tanggal 21 Oktober. Penyerahan medali juga dilakukan di hari itu,” katanya.