GABSI Sumut Agendakan Penataran, Pendampingan hingga Turnamen di 2025
- Istimewa/VIVA Medan
VIVA Medan - Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sumatera Utara Tetapkan sejumlah program yang merupakan keputusan dari Rapat Kerja (Raker) di Aula Kantor KONI Sumut, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sabtu 23 Agustus 2025. Raker ini melahirkan sejumlah program dan agenda sepanjang tahun 2025.
Adapun sejumlah program dan agenda yang disepakati, yakni Penataran dan Sertifikasi Pelatih Provinsi, Training of Trainers Dasar Bridge, Pengadaan Bantuan Peralatan, Pendampingan Organisasi, Latihan dan Pertandingan di Pengkab/Pengkot, Penataran pelatih dan Wasit Nasional serta sejumlah turnamen bridge.
"Fokus GABSI Sumut pada tahun 2025 ini adalah pemassalan bridge. Karena tidak mungkin ada prestasi kalau atletnya pun tak ada. Kita ingin bridge Sumut bangkit kembali," ujar Ketua Umum Pengprov GABSI Sumut, Novan Efendy Siregar SE MSi.
Novan Siregar menambahkan, saat ini GABSI Sumut memiliki 10 pengkab/pengkot. Jumlah ini bertambah setelah sebelumnya hanya 7 pengkab/pengkot. "Target kita adalah memiliki minimal 17 pengkab/pengkot pada tahun ini sehingga bridge bisa main di Porprovsu 2026," ungkap Novan Siregar.
Untuk mewujudkan target itu, GABSI Sumut akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Selain itu, GABSI Sumut juga akan menggelar pelatihan pelatih dasar bridge.
"Sosialisasi ke sekolah-sekolah akan kita jajaki bersama Dinas Pendidikan. Untuk Penataran pelatih dasar, kita berharap minimal diikuti 40 peserta yang nantinya akan tersebar di kabupaten/kota," jelas Novan Siregar.
Harapan dan misi GABSI tersebut mendapat dukungan penuh dari KONI Sumatera Utara. "Semoga Raker ini bisa melahirkan ide-ide yang membawa bridge Sumut bangkit lagi," ujar Ketua Umum KONI Sumut Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar diwakili Wakil Ketua III Irwan Pulungan saat membuka raker itu.
KONI Sumut mengaku bangga karena sejak dipimpin Novan Siregar, GABSI Sumut mulai bergeliat. Selain menggelar raker untuk pertama kali, jumlah pengkab/pengkot juga bertambah menjadi 10.
"Sebelumnya GABSI Sumut hanya memiliki 7 pengkab/pengkot. Tapi sejak dipimpin Novan Siregar, sudah bertambah menjadi 10. Saya yakin GABSI Sumut akan terus berkembang," ungkap Irwan Pulungan.
Irwan Pulungan juga mengingatkan, selain pembenahan organisasi, GABSI Sumut juga harus melakukan pembinaan atlet. Khususnya menghadapi PON 2028 Nusa Tenggara. "Kita berharap akan lahir atlet bridge berpresrasi di kancah nasional," harapnya.