Rayati Syafrin Kembali Pimpin PBI Sumut, Maksimalkan Pembinaan Atlet
- Istimewa/VIVA Medan
VIVA Medan - Kepemimpinan Pengurus Daerah Persatuan Boling Indonesia (PBI) Sumatera Utara priode 2025-2029 kembali dipimpin dr Hj Rayati Syafrin MBA MM, yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PBI Sumut yang digelar di GOR Boling Rayati Syafrin, Rabu 30 Juli 2025.
Rayati meneruskan kepemimpinannya yang berbuah sukses pada periode 2021-2025. Antara lain sukses membawa Boling Sumut meraih juara umum pada Pekakn Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dengan raihan 4 medali emas, 2 perak dan 6 perunggu.
Musprov PBI Sumut dibuka Wakil Ketua Umum IV KONI Sumut M Syahrir dengan didampingi Kabid Organisasi M Zeini Zen, Wakabid Humas & Multimedia Johny Ramadhan Silalahi serta Wakabid Sport Science & Iptek OK Ilham Irsyam.
Dalam sidang pleno pemilihan ketua yang diikuti perwakilan dan pengurus, seluruh peserta secara bulat kembali menunjuk Rayati Syafrin karena dinilai berhasil membangun prestasi dan infrastruktur boling Sumut selama masa jabatan sebelumnya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Tentu amanah ini harus dijalankan dengan komitmen yang tinggi demi kemajuan boling Sumut,” kata Rayati usai terpilih.
“Saya pun berharap agar Pemprov Sumut tidak berhenti untuk mendukung kami. Karena memang perjuangan belum berakhir,” tambahnya.
Selama masa kepemimpinannya, Rayati Syafrin dikenal sebagai sosok yang sangat aktif mendorong lahirnya venue boling bertaraf internasional yang kini bernama GOR Boling Hj Rayati Syafrin. Gedung tersebut dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga di Sumut Sport Center Jalan Pancing Medan. Itu menjadi satu-satunya fasilitas boling milik daerah yang lengkap dan modern di Indonesia.
Seperti diketahui, GOR Boling ini menjadi tempat pelaksanaan cabang olahraga boling pada PON 2024 dan mendapat apresiasi dari PB PBI atas kualitas dan kelayakannya sebagai lokasi pemusatan pelatnas nasional. Dalam masa kepengurusan barunya, Rayati menegaskan akan melanjutkan program pelatihan atlet , serta pemanfaatan GOR Boling sebagai pusat pelatihan dan kompetisi.
Dia juga menyoroti pentingnya pengadaan peralatan latihan dan peningkatan kualitas pelatih sebagai landasan menuju prestasi jangka panjang. “Kami ingin memastikan bahwa prestasi PON bukan puncak, tapi awal dari era emas boling Sumut,” tekadnya.