BPH Migas Pastikan Stok BBM di Sumut Aman, Suplai BBM ke SPBU Tembus 125 Persen

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas bersama Executive GM Pertamina Sumbagut, Sunardi saat meninjau Fuel Terminal Medan.
Sumber :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Medan, VIVA Medan -  Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) untuk 22 hari kedepan. Termasuk pendistribusian percepatan yang terus dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. 

img_title Jaga Pasokan Energi, Pertamina Sumbagut Lakukan Management Walkthrough di Medan Hingga Karo

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Sunardi saat melakukan pengecekan langsung ke Fuel Terminal Medan, Jumat 17 Juli 2026.

Kunjungan Kepala BPH Migas bersama jajaran Pertamina, tidak lain diimbas dari antrean panjang di SPBU yang terjadi di wilayah Sumut, beberapa hati bekalangan ini.

img_title Tabrakan Beruntun Terjadi Saat Antre BBM di SPBU Serdang Bedagai

Wahyudi Anas menjelaskan menempatkan bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut baru mendatangkan dua kapal tanker mengangkut BBM bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan energi harian di wilayah Sumut.

“Kondisi tersebut diperkuat dengan datangnya dua kapal tanker yang baru saja menyelesaikan proses bongkar muat (loading) untuk produk Biosolar maupun Pertalite,” sebut Wahyudi Anas kepada wartawan. 

img_title Modifikasi Truk Hingga Gunakan Galon, BPH Migas dan Tim Gabungan Bongkar Penimbunan BBM Subsidi di Madiun

Wahyudi mengungkapkan dalam percepatan pendistribusian BBM, pihak Pertamina Sumbagut, telah melakukan penambahan armada Mobil Tangki Carteran serta Awak Mobil Tangki (AMT) telah ditambah (top-up) sebesar 35% dari kapasitas kondisi normal.

“Dengan rutinitas penyaluran harian yang kini berjalan maksimal, antrean kendaraan di berbagai SPBU wilayah Sumatera Utara akan segera terurai secara bertahap,” ucap Wahyudi. 

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas bersama Executive GM Pertamina Sumbagut, Sunardi saat meninjau Fuel Terminal Medan.

Photo :
  • Bagus Syahputra/VIVA Medan

Sebagai langkah taktis mengantisipasi gangguan kebutuhan, Pertamina telah menjalankan mekanisme pasokan atau alih pasokan. Wilayah Medan kini tidak hanya bertumpu pada Fuel Terminal Medan, melainkan didukung penuh oleh tiga terminal cadangan, yaitu Fuel Terminal Pematangsiantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Fuel Terminal Lhokseumawe.

Untuk Kota Medan, pengiriman dioptimalkan secara langsung melalui Pelabuhan Belawan dan Labuhan Deli. Menariknya, fasilitas di Belawan yang semula dipilih untuk Solar Industri kini dialihkan sepenuhnya demi memperkuat pengisian Subsidi Solar di SPBU.

Upaya ini berhasil meningkatkan pasokan BBM ke SPBU hingga mencapai 120 persen hingga 125 persen, naik signifikan dari kondisi sebelumnya yang berada di angka 112 persen. Kami terus meminta Pertamina Patra Niaga untuk mempertahankan pasokan ini guna mengurai titik-titik SPBU kritis, jelas Wahyudi Anas.

Halaman Selanjutnya
img_title