Tarif 20 Persen Lintasi Selat Hormuz Dibatalkan Trump, Diganti Negara Kawasan Teluk Investasi ke AS
- Google Map
VIVA Medan - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan memungut tarif sebesar 20 persen untuk setiap kapal yang membawa kargo melalui Selat Hormuz. Namun, pembatalan tersebut bukan tanpa ganti. Namun, pembatalan tersebut bukan tanpa ganti, dimana Trump menggantinya dengan sejumlah negara di kawasan Teluk seperti Bahrain, Kuwait, dan Arab Saudi akan mengucurkan investasi dengan
"uang yang sangat banyak" di AS. "Saya pikir hal itu justru lebih baik," kata Presiden AS kepada wartawan di Kantor Oval Gedung Putih, Selasa.
"Tidak adil kalau kami harus menjaga selat itu untuk seluruh dunia, untuk China dan yang lainnya. Saya tak mempermasalahkan harus melakukannya untuk China atau untuk yang lainnya, tetapi tak adil kalau kami tidak mendapat imbalan apapun," ucap Trump.
Pada Senin 13 Juli, Trump mengatakan AS akan kembali memblokade lalu lintas maritim dari dan ke pelabuhan Iran dan mulai memungut tarif sebesar 20 persen dari nilai kargo yang dibawa setiap kapal melalui Selat Hormuz. Pengumuman tarif yang tiba-tiba tersebut dilakukan Trump meski pemerintahannya terus berupaya selama berbulan-bulan memastikan jalur laut yang strategis tersebut terbuka dan mencegah Teheran memungut bea lintas untuk kapal-kapal yang lewat.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
- Fanpage Donald Trump
Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz masih belum pulih sepenuhnya menyusul perang AS-Israel terhadap Iran sejak akhir Februari lalu. Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Selasa (14/7) mengatakan bahwa blokade AS terhadap Iran telah berlangsung, dengan serangan AS terhadap Iran sudah berlangsung selama empat hari berturut-turut.
Amerika Serikat dan Iran telah menandatangani kesepakatan perdamaian awal pada pertengahan Juni lalu, tetapi saling serang antara keduanya dalam beberapa hari terakhir semakin meningkatkan keraguan terhadap langgengnya perjanjian tersebut. Kesepakatan tersebut mengatur pembukaan kembali Selat Hormuz dan perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari. (Ant)
Artikel ini sudah tayang di VIVA.co.id pada hari Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB Judul Artikel : Trump Batal Pungut Tarif 20 Persen Lintasi Selat Hormuz, Diganti Investasi Negara Kawasan Teluk ke AS Link Artikel : https://www.viva.co.id/berita/dunia/1913650-trump-batal-pungut-tarif-20-persen-lintasi-selat-hormuz-diganti-investasi-negara-kawasan-teluk-ke-as#goog_rewarded Oleh : Bayu Nugraha