Bawa Misi 'Perajin Mendunia', Produk Unggulan Sumut Curi Perhatian Ribuan Pengunjung di Makassar

Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Makassar, VIVA Medan–Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sukses mencuri perhatian dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 10 Juli 2026. Langkah ini menjadi panggung strategis bagi Sumut untuk memamerkan kriya, wastra (kain tradisional), dan berbagai produk kerajinan unggulan ke kancah nasional.

img_title Lepas 1.179 Pramuka ke Jamnas Cibubur, Pesan Bobby Nasution: Buat Bangga Sumatera Utara

​Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu, menyampaikan bahwa momentum HUT Dekranas bukan sekadar perayaan seremonial. Acara ini merupakan peluang emas untuk memperkuat kolaborasi, memperluas jejaring bisnis, dan mendongkrak daya saing produk lokal agar mampu berbicara banyak di pasar nasional maupun internasional.

​"Semoga semangat berkarya dan berinovasi terus tumbuh, sehingga para perajin Sumut semakin maju, UMKM semakin kuat, dan warisan budaya nusantara semakin dikenal dunia," ujar Kahiyang Ayu optimis.

img_title Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 169,6 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Ditangkap

​Puncak peringatan HUT ke-46 Dekranas yang berlangsung pada 8–12 Juli 2026 ini dihadiri oleh kontingen Dekranasda dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Tercatat, sekitar 3.000 pelaku UMKM terlibat dalam pameran akbar ini, dengan total pengunjung mencapai 4.000 hingga 5.000 peserta dari seluruh penjuru tanah air.

Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu.

Photo :
  • dok Pemprov Sumut

img_title Status Akreditasi Belum Penuhi Syarat, LLDIKTI Siap Dampingi UDA Medan Berbenah

Sejalan dengan semangat tersebut, Ketua Dekranas Pusat, Selvi Ananda, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara pusat dan daerah. Ia menekankan bahwa peran Dekranasda sangat krusial sebagai pendamping, pembina, sekaligus fasilitator bagi para perajin lokal.

​"Dekranasda tidak hanya berperan sebagai penyelenggara kegiatan seremonial, tetapi juga harus memastikan produk kriya UMKM mampu naik kelas hingga menembus pasar global," tegas Selvi Ananda.

​Dengan mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia", gelaran tahun ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mendorong digitalisasi, inovasi produk, serta perluasan akses pasar bagi para perajin.

​Kemeriahan acara pembukaan ditandai secara simbolis lewat pemukulan Gendang Pajajari dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Dekranas, yang sekaligus membuka gerbang peluang baru bagi produk-produk lokal, termasuk kriya eksotis asal Sumatera Utara untuk melangkah menuju pasar global.